Anak di Bawah Umur Jadi Pengeroyok dan Perusakan Brutal di Pameungpeuk, Polisi Ungkap Motifnya

Lima dari 11 pemuda yang melakukan penganiayaan dan perusakan brutal di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, anak di bawah umur

Tribun Jabar/adi ramadhan pratama
Lima dari 11 pemuda yang melakukan penganiayaan dan perusakan brutal di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung merupakan anak di bawah umur. Tribun Jabar/ Adi Ramadhan Pratama. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lima dari 11 pemuda yang melakukan penganiayaan dan perusakan brutal di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung merupakan anak di bawah umur.

Diketahui pada berita sebelumnya, para pemuda tersebut melakukan penganiayaan dan perusakan secara brutal. Di mana mereka menyerang secara membabi-buta kepada warga sekitar yang mereka temui di jalanan.

Tak hanya itu, kesebelas pemuda tersebut juga nekat membacok warga dan menjarah beberapa toko saat melakukan aksinya. Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 15 Desember 2024 dini hari kemarin.

"Kesebelas orang tersebut, kami sudah tangkap. Enam diantaranya adalah yang sudah dewasa. Sedangkan lima lainnya masih di bawah umur," ujar Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo pada Senin (16/12/2024).

Baca juga: Lakukan Penganiayaan dan Pengrusakan Brutal, Belasan Pemuda di Pameungpeuk Bandung Diamankan Polisi

Kusworo menjelaskan, proses penangkapan para pemuda tersebut bermula ketika korban melakukan pelaporan pada pukul 08.00 WIB. Berselang beberapa jam kemudian pihaknya sudah mengamankan semua pelaku.

"Pukul 11.00, kami tangkap beberapa pelaku dan keseluruhan bisa kami tangkap pada pukul 15.00, jadi kami bisa tangkap keseluruhan pelaku kurang dari 1 x 24 jam," katanya.

Kusworo mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika para pemuda tersebut merasa kesal mengetahui orang yang mereka cari tidak ketemu. Alhasil mereka melampiaskan kekesalannya kepada warga sekitar.

"Motifnya melampiaskan kekesalan. Jadi yang bersangkutan 11 orang tersebut, nyari orang kemudian tidak ketemu. Karena tidak ketemu mereka pulang dan melampiaskan kekesalannya dengan cara pengrusakan dan menganiaya orang," ucapnya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved