Banjir Rob di Pesisir Eretan Indramayu Makin Parah, Hari Ini Capai Ketinggian 1,2 Meter
Banjir rob yang menggenangi permukiman warga di pesisir Eretan di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu semakin parah.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Banjir rob yang menggenangi permukiman warga di pesisir Eretan di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu semakin parah.
Pada Jumat (13/12/2024), banjir rob bahkan mencapai ketinggian 1 meter lebih.
Lokasi yang terdampak paling parah ada di wilayah Desa Eretan Wetan. Ketinggian air di sana mencapai 1,2 meter.
Kondisi lainnya yang juga tidak kalah parah terjadi di wilayah Desa Eretan Kulon dengan ketinggian 1 meter.
“Desa Kertawinangun juga ikut terdampak, hari ini kondisi rob lebih parah,” ujar Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminudin kepada Tribuncirebon.com.
Menurut Waminudin, kondisi banjir rob itu mulai naik selepas subuh dini hari tadi.
Puncaknya terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Baca juga: Korban Bencana Rob Bakal Menempati Rumah Layak Huni di Kecamatan Kandanghaur Januari Tahun Depan
Ribuan rumah di tiga desa itu pun terendam, berikut dengan fasilitas umum seperti sekolah dan lain sebagainya.
“Terakhir saya monitor pukul 10.00 WIB, mulai ada penurunan,” ujar dia.
Di sisi lain, Direktorat Meteorologi Maritim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juha mengumumkan peringatan waspada potensi banjir di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
Banjir rob ini diperkirakan muncul pada periode 12 Desember 2024-5 Januari 2025 atau sejak hari ini hingga selesai Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
BMKG menjelaskan, fenomena bulan purnama dengan jarak terdekat bulan ke bumi (perigee) pada 12 Desember 2024 berisiko meningkatkan ketinggian maksimum air laut.
Data pantauan data ketinggian air laut (water level) dan prediksi pasang surut menunjukkan, banjir rob atau banjir pesisir pun jadi berpotensi terjadi di beberapa wilayah RI. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Mulai TK hingga SMP, Sekolah di Indramayu Bakal Masukkan Pelajaran Lalu Lintas ke Dalam Kurikulum |
|
|---|
| Geram Dana Rp18 Miliar Ditilep, Warga Indramayu Tuntut Hukum Tegas Wabup Syaefudin Tersangka Korupsi |
|
|---|
| Kejati Jabar Periksa Tiga Tersangka Korupsi Perumahan DPRD Indramayu, Syaefudin Kirim Surat Sakit |
|
|---|
| Datangi Indramayu, Menteri PPPA Soroti Tingginya Angka Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Jabar |
|
|---|
| Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Sebagai Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ondisi-banjir-rob-di-pesisir-eretan-Kecamatan-Kandanghaur.jpg)