4 Ekor Banteng Jawa Dilepasliarkan di Cagar Alam Pangandaran, Menhut Harap Segera Berkembang Biak
Raja Juli Antgoni menyebut 4 banteng Jawa tersebut terdiri dari dua jantan dan dua betina yang didapat dari Taman Safari.
Penulis: Padna | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Empat ekor banteng Jawa dilepasliarkan di Savana Banteng Cagar Alam Pangandaran, Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, merasa bersyukur hari ini kita bisa melepasliarkan hewan dilindungi ini.
Raja Juli Antgoni menyebut 4 banteng Jawa tersebut terdiri dari dua jantan dan dua betina yang didapat dari Taman Safari di Cisarua, di Bali, dan di Pasuruan.
Secara historis, menurutnya, memang di Pulau Jawa ini sangat banyak banteng terutama di Cagar Alam Pangandaran.
Habitat ini awalnya pertama kali direintroduksi oleh para penjajah dari Belanda yang membawa ke Pangandaran Jawa Barat.
Baca juga: 4 Banteng Jawa Dilepasliarkan di Cagar Alam, Jeje Wiradinata: Kado Terakhir Jadi Bupati Pangandaran
"Tapi, dulu hampir punah ketika gunung Galunggung meletus pada tahun 1982 dan terakhir ditemukan tulang belulang, terakhir banteng yang tersisa itu pada tahun 2023," kata Raja Juli seusai pelepasan Banteng Jawa di Savana Banteng Cagar Alam Pangandaran, Rabu (11/12/2024).
Saat ini petugas kehutanan terutama dari BKSDA bekerjasama dengan Taman Safari melakukan reintroduksi banteng Jawa. Dan hari ini dapat dilepasliarkan secara bersama sama.
"Kita harap, ini bisa kembali menghidupkan pariwisata di Pangandaran. Sehingga, kembali bisa dilihat masyarakat dan mengembangkan kembali populasi banteng di Cagar Alam Pangandaran," ucap Raja.
Sementara untuk pengawasan, pihaknya akan bekerjasama dengan yang para profesional atau yang memiliki ilmu pengetahuan.
Selain itu, pihaknya juga akan menempatkan beberapa teman-teman untuk melihat kondisi perkembangan dan selalu memeriksa kesehatannya.
"Kami harap, banteng Jawa dua pasang ini dalam kondisi subur dan dapat segera memiliki anakan," ujarnya. (*)
| Perahu Kuning Tanpa Nahkoda Ditemukan di Bibir Pantai Pangandaran, Mesin Utuh Tapi ABK Hilang |
|
|---|
| Minimalisir Kebocoran Pajak Water Sport, Bapenda Pangandaran Fasilitasi Input Digital dan Real Time |
|
|---|
| Satpol PP Pangandaran Temukan Kafe Buka Lewat Tengah Malam, Pelaku Usaha Ngaku Diancam Tamu |
|
|---|
| Antisipasi Gangguan Psikologis Wisatawan di Pangandaran, Satpol PP Gencarkan Penataan Pengemis |
|
|---|
| Pemotor RX King Dibacok Orang Tak Dikenal di Pangandaran, Sempat Diikuti hinga Motor Ditabrak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banteng-Jawa-dilepasliarkan-di-Savana-Banteng-Cagar-Alam-Pangandaran.jpg)