Rumah Deret Tamansari Bandung, Calon Penghuni Inginkan Rumah Benar-Benar Siap Huni

Rumah deret di kawasan Tamansari, Kota Bandung, menjadi sorotan publik setelah sekian lama beroperasi.

Penulis: Nappisah | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kondisi Rumah Deret Tamansari yang saat ini sudah mulai dihuni warga. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rumah deret di kawasan Tamansari, Kota Bandung, menjadi sorotan publik setelah sekian lama beroperasi sebagai solusi hunian terjangkau bagi warga kota. 

Rumah deret ini dirancang untuk memberikan akses hunian bagi mereka yang membutuhkan tempat tinggal dengan harga terjangkau.

Rumah Deret Tamansari sempat dianggap sebagai solusi untuk mengatasi masalah kekurangan hunian di tengah berkembangnya pesatnya urbanisasi di Bandung.

Dadang, satu penghuni rumah deret mengaku baru beberapa pekan tinggal di sana.

"Listrik dan air berfungsi. Di sini cukup nyaman," kata Dadang, Minggu (8/12/2024). 

Dia bersama sang istri tampak berbenah, membereskan sebagian perlengkapan rumah tangga yang baru saja di-pick-up. 

Baca juga: 90 KK Sudah Ambil Kunci, Akan Segera Isi Rumah Deret Tamansari Kota Bandung

Alih-alih bergegas, kata dia, penghuni lainnya menunggu bangunan tersebut rampung dan benar-benar siap huni. 

Di lokasi juga memang masih berlangsung pengerjaan sejumlah sarana dan prasarana.

Yanti, warga lainnya, menyebut, saat ini, sejumlah warga memang sudah ada yang menghuni rumah deret itu. Sebagian warga lagi juga telah mengambil kunci, tapi belum menghuni. 

"Meski sudah jadi, tetapi ini belum layak huni," tuturnya. 

Proyek rumah deret di samping Jembatan Layang Pasupati itu mulai dibangun 2020. Perencanaannya akan berdiri empat blok, yakni Blok A, B, C, dan D. Saat ini, Blok A dan C telah tuntas berdiri. 

Baca juga: Jumlah Unit di Rumah Deret Tamansari Bandung Akan Ditambah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Dia menyebut, perwakilan warga telah memanfaatkan ruang aspirasi untuk menyuarakan keinginan itu.

Mulai dari pertemuan dengan anggota DPRD Kota Bandung, Pj Wali Kota, hinga saat kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di samping rumah deret itu.

Yanti berharap warga siap menghuni bangunan rumah deret jika bangunan sudah layak huni dan terbit sertifikat layak huni. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved