Senin, 27 April 2026

Buntut Olok-olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Siap-siap Dipecat dari Utusan Khusus Presiden

Namun begitu, kata Budi Djiwandono, pihaknya menyerahkan keputusan evaluasi terhadap Presiden Prabowo. 

Editor: Ravianto
Istimewa
Utusan khusus Presiden bidang kerukunan agama, Gus Miftah akhirnya meminta maaf setelah mengolok-ngolok pedagang es teh dengan kata-kata kasar. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus keponakan Presiden RI Prabowo Subianto, Budi Djiwandono akan mengevaluasi posisi Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Buntut mengolok-olok penjual es teh di Magelang, Miftah Maulana atau Gus Miftah siap-siap dipecat dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Hal ini tercermin dari pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus keponakan Presiden RI Prabowo Subianto, Budi Djiwandono.

Budi Djiwandono mengaku sepakat akan segera mengevaluasi posisi Gua Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

"Kita menyayangkan kalau ada apa namanya mungkin statement-statement yang tidak baik, tentu itu patut menjadi evaluasi apalagi namanya pemimpin," kata Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2024).

Namun begitu, kata Budi, pihaknya menyerahkan keputusan evaluasi terhadap Presiden Prabowo. 

Sebaliknya, partainya juga menerima kritik yang diberikan masyarakat kepada Miftah.

Baca juga: Tertawa Paling Lebar, KH Usman Ali Salman Terseret Insiden Gus Miftah dan Penjual Es Teh di Magelang

"Tapi apapun itu, kita serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat. Saya kira itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah menjadi sorotan karena videonya yang melontarkan kata-kata kasar kepada penjual es teh viral di media sosial.

Sebuah video menayangkan Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah mengolok-ngolok pedagang es teh bernama Sunhaji di Magelang, Jawa Tengah, beredar viral di media sosial.
Sebuah video menayangkan Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah mengolok-ngolok pedagang es teh bernama Sunhaji di Magelang, Jawa Tengah, beredar viral di media sosial. (Tangkap layar YouTube PCNU Kabupaten Magelang)

Ucapan kasar itu disampaikan Miftah saat memberikan ceramah di pondok pesantren di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam video tersebut, dia diminta oleh penonton pada acara kajiannya di Magelang, Jawa Tengah, untuk memborong es teh seorang bapak yang berdagang saat kajiannya tersebut.

Miftah yang sedang duduk di panggung menanyakan jumlah dagangan bapak penjual es teh tersebut dan kemudian mengucapkan kata kasar.

"Oh kon mborong, es tehmu jik okeh po ra? (Oh disuruh borong, es tehmu masih banyak atau tidak?) masih? Yo kono didol goblok (Ya sana dijual bodoh)," ucap Gus Miftah kepada pedagang es teh dalam potongan video tersebut.(*)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved