Berita Viral
Sosok Pak Ribut Guru Viral Debat Sapi Makan Martabak, Kini Beri Muridnya Rp 1 Juta usai Buktikan
Inilah sosok Pak Ribut, guru SD yang viral berdebat dengan muridnya soal sapi makan martabak.
Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Salma Dinda Regina
TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok Pak Ribut, guru SD yang viral berdebat dengan muridnya soal sapi makan martabak.
Setelah viral berdebat soal sapi makan martabak, Pak Ribut pun membuktikan ucapan muridnya tersebut.
Guru asal Lumajang, Jawa Timur itu pun akhirnya memberi uang Rp 1 juta dan meminta maaf setelah muridnya buktikna bahwa ada sapi makan martabak.
Pak Ribut merupakan guru SDN Pagowan 1, Kecamatan Pasurjambe, Lumajang, Jawa Timur.
Pemilik nama lengkap Ribut Santoso itu banyak dikenal setelah video perdebatannya dengan sang murid.
Dalam video viral itu Pak Ribut tidak percaya saat muridnya bilang bahwa ada sapi makan martabak.
Baca juga: Kisah Teguh Alumni ITB Tinggal di Bilik Bambu, Anak Tukang Bakso Jadi Pengusaha, Omzet Miliaran
Ia pun mengajukan pertanyaaan kepada siswanya dengan pertanyaan soal 'apa makanan sapi'?
"Sapi (yang menghasilkan) susu, biasanya makan apa?" tanya Pak Ribut kepada siswanya.
Kemudian, para siswa di kelas pun terdengar menjawab pertanyaan itu satu persatu.
Ada yang menjawab rumput hingga buah-buahan seperti pepaya.
Tetapi, ada satu siswa yang berdiri di samping Pak Ribut menjawab bahwa sapi memakan martabak.
"Di tetanggaku Pak, martabak dicampur buah-buahan," jawab siswa itu.
Pak Ribut pun tidak percaya mendengar jawaban dari siswanya tersebut.
"Masa? Sebentar, emang sapi makan martabak?" kata Pak Ribut di hadapan para siswa.
Beberapa siswa terdengar ada yang menjawab tidak dan iya.
Video tersebut kemudian viral dan menyorot perhatian para warganet.
Setelah video perdebatan sapi makan martabak bersama muridnya itu viral, Pak Ribut pun membuktikan ucapan siswanya.
Ia mendatangi kandang sapi milik tetangga siswa itu yang disebut-sebut memakan martabak.
Video kedatangannya pun diunggah pada Selasa (19/11/2024).
Ia mendatangi kandang sapi itu bersama siswanya yang belakangan diketahui bernama Desril.
Tidak datang dengan tangan hampa, Pak Ribut membawa satu kotak berisi martabak.
"Pak Ribut sekarang lagi ada di daerah rumahnya Desril," ucap Pak Ribut.
Ia pun menyodorkan martabak itu kepada Desril.
"Kalau sapi terbukti makan martabak, nanti Pak Ribut kasih hadiah," ujarnya.
Mereka pun mendatangi kediaman pemilik sapi yang bernama Pak Kamal.
Setelah sampai di kandang sapi, Pak Ribut pun langsung membuktikan ucapan murid tersebut.
Pak Kamal pun langsung memberikan martabak kepada dua sapi jantan jenis karapan tersebut.
Ternyata, ucapan Desril terbukti.
Sapi tersebut benar-benar memakan martabak.
Pak Ribut pun langsung tersenyum, begitu pula Desril yang terlihat bahagia ucapannya terbukti benar.
"Des, kamu pinter. Pak ribut yang salah," kata Pak Ribut.
Dia pun meminta maaf pada Desril karena sempat tidak percaya omongannya.
"Soalnya Pak Ribut tidak pernah tahu, mohon maaf ya," ucap Pak Ribut.
Akhirnya, Pak Ribut pun menepati janjinya untuk memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta kepada Desril.
Lalu siapa sebenarnya Ribut Santoso lebih jauh?
Sosok Pak Ribut

Dilansir dari TribunStyle, Pak Ribut merupakan guru kelahiran Lumajang 10 April 1982 .
Saat ditemui di rumahnya di Desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko, tingkah lakunya tetap kocak seperti di sosial media.
Gaya bicaranya yang suka ceplas-ceplos, bikin siapa pun di dekatnya sering ketawa.
Tapi jangan salah, gara-gara pembawaan ini Ribut banyak disukai murid-murid kelas 2 di SDN Pagowan I Kecamatan Pasrujambe.
Sembilan belas tahun mengenyam profesi guru, Ribut sudah paham merebut hati murid-muridnya.
Terutama teknik mengajar agar anak-anak mudah memahami pelajaran.
Di dalam kelas Ribut sering membuat tebak-tebakan berhadiah uang.
Maklum saja, meskipun dia masih berstatus guru honorer tapi finansialnya tergolong cukup.
Dia punya penghasilan tambahan dari usaha persewaan kostum-kostum karnaval.
"Kalau saya gak masuk gitu ada saja siswa yang tanya lewat WhatsApp," ujar Ribut.
Baginya, menjadi guru di sekolah desa harus bisa menyelami karakter anak-anak. Karena biasanya anak desa lebih kocak dan gak bisa anteng. Pancingannya ya harus bisa menghibur.
"Pernah ada siswa ngerjain soal, apa tugas murid?, dijawab ngerasani tonggo (mengibah tetangga). Makannya saya selalu kalau nerangkan berusaha detail tapi pake bahasa yang gampang dimengerti," katanya.
Kata Ribut, terkadang tingkahnya yang kocak membuat siswa-siswinya ikut ceplas-ceplos. Suasana kelas lebih akrab dengan gelak tawa ketimbang tegang.
Sampai akhirnya, 7 bulan lalu dia memutuskan membagikan kegiatan di kelas ke media sosial.
Tak tanggung-tanggung postingannya terbaru ketika memberikan penjelasan ke murid-muridnya tentang perilaku seksualitas menyimpang, rupanya itu heboh di jagat maya. Saking viralnya dia menjadi sosok kontroversi.
"Kalau dipikir-pikir saya sudah bikin ribut sejak bayi," katanya seraya tertawa.
Tak hanya melulu sering bikin ulah, Ribut ternyata punya segudang prestasi. Utamanya dalam bidang seni.
Dia sering menjuarai kejuaraan tari tradisional. Saking jagonya, dia sempat ditarik menjadi seorang mentor membawahi ajang bergengsi yang diadakan salah satu bank BUMN di Jawa Timur.
"Saya itu pernah menjadi penari pengiring artis-artis. Seperti Nella Kharisma, Kirun CS, Iyeth Bustami," pungkas dia.
Baca berita Tribun Jabar lainnya di GoogleNews.
Sosok Gus Irfan Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama yang Disebut-sebut Bakal Jadi Menteri Haji dan Umrah |
![]() |
---|
Viral Kisah Kocak Ojol Karimun Kepri Terima Pesanan Martabak ke Madiun, Sempat Bingung Cari Alamat |
![]() |
---|
Viral Klinik Kecantikan Kebanjiran Pasien Minta Ubah Wajah Mirip Filter seperti di Sosial Media |
![]() |
---|
Sosok Salsa Erwina Hutagalung, Influencer yang Tantang Debat Ahmad Sahroni, Prestasinya Mentereng |
![]() |
---|
Viral Pemilik Toko Online Curhat Barang Returan Diduga Dijual Oknum Kurir Ekspedisi, J&T Buka Suara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.