Yena Masoem Perhatikan Kesehatan Mental Anak Sekolah Lewat Konselor Sebaya
TRIBUNJABAR.ID - Calon Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 4, Yena Iskandar Masoem menyoroti masalah kesehatan mental yang terjadi pada anak-anak sekol
TRIBUNJABAR.ID - Calon Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 4, Yena Iskandar Masoem menyoroti masalah kesehatan mental yang terjadi pada anak-anak sekolah. Masalah tersebut bisa berupa kecemasan, stres, trauma, ataupun rasa tidak percaya diri yang berlebihan.
Untuk menanganinya, ia menggagas program Satria (Siswa Asuh Tangguh Rangkul Insan Sebaya) di mana teman sekolah berperan sebagai konselor sebaya.
"Survei menunjukkan 1 dari 30 anak mengalami gangguan kesehatan mental. Melalui program Satria, kami ingin membantu mengatasi masalah ini," ujar Yena yang mendampingi Arfi Rafnialdi di Pilwalkot Bandung 2024.
Dia menuturkan, program ini menggunakan pendekatan konselor sebaya, di mana siswa yang telah dilatih khusus akan memberikan dukungan kepada teman-temannya yang membutuhkan.
Ia menekankan bahwa dukungan dari teman sebaya dapat menciptakan rasa nyaman karena siswa biasanya lebih terbuka untuk berbagi dengan teman seusianya.
Program ini akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Kota Bandung untuk membentuk jaringan konselor sebaya yang terlatih. "Selain itu, psikolog profesional juga akan dilibatkan untuk memberikan penanganan lebih lanjut bagi siswa yang membutuhkan perhatian khusus," katanya.
Yena juga mengungkapkan, pendekatan ini tidak hanya mendampingi siswa, tetapi juga menjadi jalur penanganan serius jika diperlukan. Dengan keterlibatan aktif sekolah, komunitas, dan tenaga ahli, Satria diharapkan mampu membangun lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan mental siswa.
Sebagai satu-satunya calon perempuan di Pilwalkot Bandung 2024, Yena menjadikan kesehatan mental generasi muda sebagai salah satu fokus utamanya. Ia percaya bahwa isu ini harus menjadi prioritas dalam menciptakan generasi yang tangguh dan peduli.
Yena juga menegaskan bahwa program Satria dirancang untuk menciptakan sinergi antara komunitas sekolah, siswa, dan tenaga ahli kesehatan mental. Ia berharap program ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental.
"Kami ingin menciptakan generasi muda Bandung yang lebih kuat secara emosional, penuh empati, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan," kata Yena, seraya menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program ini jika terpilih menjadi Wakil Wali Kota Bandung.
| Lembaga Konservasi Internasional Vantara India Periksa Kesehatan Satwa Bandung Zoo |
|
|---|
| Potret Sejarah KAA di Hotel Savoy Homann: Mengintip Kamar 144 yang Pernah Ditempati Jawaharlal Nehru |
|
|---|
| Pelayanan Kecamatan Tetap Normal, Tak Terdampak Kebijakan WFH ASN di Kota Bandung |
|
|---|
| Kisah di Balik Bayi Nyaris Tertukar: Nina Tahan Luka Sesar, 4 Hari Pulang-Pergi Naik Motor ke RSHS |
|
|---|
| Siap-siap Bandung Macet Akhir Pekan Ini 11-12 April 2026, Ada 2 Pameran Lowongan Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Yena-Masoem-Perhatikan-Kesehatan-Mental-Anak-Sekolah-Lewat-Konselor-Sebaya.jpg)