Minggu, 19 April 2026

Berita Viral

Viral Pria di Serang Tewas Diduga Dianiaya Sekeluarga, Babak Belur setelah Diminta Benarkan Lampu

Kronologi bermula ketika korban diminta untuk membenarkan lampu di rumah tetangga, namun ia keluar dari rumah itu dalam kondisi sudah babak belur.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
http://www.ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan--- Anak perwira polisi yang berdinas di Polda Sumut berinisial AH ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak penganiayaan atas mahasiswa bernama Ken Admiral 

TRIBUNJABAR.ID - Kasus pria diduga tewas setelah dianiaya satu keluarga di Kota Serang, Banten, menjadi sorotan viral di media sosial.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah dibagikan oleh anak korban melalui unggahan Instagram @itsdechan, Senin (11/11/2024).

Dalam unggahannya tersebut, akun itu membagikan kronologi dugaan ayahnya tewas dianiaya satu keluarga.

Dia juga membagikan foto-foto terduga pelaku, foto ketika ayahnya babak belur di atas mobil pikap polisi, hingga foto ketika ayahnya berada di rumah sakit.

Berdasarkan ceritanya, kasus dugaan penganiayaan ini terjadi pada 5 September 2024.

Kala itu, korban yang hendak bekerja mendapatkan panggilan dari salah satu terduga pelaku untuk datang ke rumahnya membenarkan lampu.

"Pas bapa saya masuk, pintunya dikunci oleh perempuan tersebut. Selang 2 menit para pelaku langsung mengeroyok bapa," tulis akun itu.

Menurutnya, para pelaku melakukan penganiayaan pada pukul 05.00 WIB hingga 07.30 WIB dan baru berhenti ketika aparat kepolisian datang.

Baca juga: Viral Kereta Api Berhenti di Perlintasan Sebidang di Indramayu, Puluhan Kendaraan Tak Bisa Melintas

Kepada polisi, para terduga pelaku menuding korban melakukan pelecehan seksual.

"Di rumah tersebut bapa saya di ikat lalu dipukuli secara membabi buta oleh para pelaku yang tidak lain ayah, adik dan paman perempuan tersebut yang menyebabkan bapa saya MENINGGAL DUNIA," tulisnya lagi.

Ia mengatakan, ayahnya itu babak belur hingga tidak bisa lagi bangun, bercucuran darah, hingga muntah darah tidak berhenti.

Korban juga mengalami patah tulang rusuk, patah gigi, robek di bagian mulut, serta bocor di organ usus dan lambung.

"Mereka menganiaya bapak saya menggunakan kayu balok, batu bata dan masih banyak benda-benda lain nya," kata dia.

"Uang diambil dan barang bukti sudah dihilangkan oleh mereka," tulisnya lagi.

Anak korban pun telah melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian, namun dirinya masih belum mendapatkan kejelasan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved