Senin, 13 April 2026

Pilkada Kota Sukabumi

Debat Publik Pilkada Kota Sukabumi Hanya Satu Kali, Ini Tema Debatnya

Komisi Pemlilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menggelar debat publik satu kali untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada 2024.

|
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Divisi Sosparmas KPU Kota Sukabumi, Seni Soniansih. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menggelar debat publik satu kali untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada 2024.

Debat bakal diikuti tiga pasanga calon, yakni Ahmad Fahmi-Dida Sembada, Mohamad Muraz-Andri Setiawan Hamami, dan Ayep Zaki-Bobby Maulana.

Tema debat yang akan digelar pada 8 November nanti mengusung tema "Percepatan Pembangunan Daerah Melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelayanan Publik Untuk Mewujudkan Kota Sukabumi yang Adaptif, Unggul, dan Berbudaya". 

Divisi Sosparmas KPU Kota Sukabumi, Seni Soniansih mengatakan, debat publik akan dilaksanakan 8 November tepatnya Jumat pukul 19.00-22.00 WIB di Grand Cikareo. 

Dalam debat tersebut dibagi dalam 6 Segmen, mulai sesi pembukaan, pembacaan tata tertib dan penyampaian visi misi dan program. 

Segmen kedua dan tiga terkait pendalaman visi misi. Sementara itu segmen keempat dan kelima yaitu tanya jawab dan sanggahan. 

Segmen keempat tanya jawab dan sanggahan oleh calon wali kota segmen ke lima dan sanggahan oleh calon wakil wali kota. Terakhir segmen keenam penutup.

"Waktu debat ini berlangsung 180 menit. 30 menit digunakan untuk pembukaan dan iklan. Maka 150 menit fokus untuk debat Paslon," kata Seni. 

Panelis debat terdapat 5 orang akademisi yang juga sekaligus praktisi, yakni Rahmat Kurniawan S.Psi,MM, Sugih Prakoso, MM, Dr. Erlin Trisyulianti, Rrof. Dr. Tedi Priatna, dan Rrof. Dr. Entang Ady Muchtar.

Sementara dalam debat ini terdapat tujuh sub isu tema, pertama lingkungan dan tata ruang, kedua terkait investasi dan potensi ekonomi unggulan, ketiga untuk penguatan infrastruktur. 

Keempat terkait pelayanan sosial dan pemajuan kebudayaan, poin lima terkait peningkatan kualitas SDM, enam terkait reformasi birokrasi dan pelayanan masyarakat, dan tujuh terkait pluralisme dan toleransi beragama. 

"Jadi ada tujuh sub tema yang akan di bahas dan disampaikan oleh masing-masing paslon," tutup Seni.  (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved