Indonesia Kejar Target Wisatawan Berkualitas Lewat Pameran Pariwisata di Luar Negeri
Selain destinasi prioritas, Kemenpar pun bakal berfokus mencapai target wisatawan berkualitas yang berkunjung ke tanah air
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Indonesia dari Sabang sampai Merauke sangat beragam objek wisatanya.
Tak heran, bila Kementerian Pariwisata menargetkan selama lima tahun di periode kabinet merah putih ini ialah menambah jumlah destinasi super prioritas.
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri sempat berujar jika Kemenpar akan berfokus pada lima destinasi super prioritas terlebih dahulu, seperti Danau Toba (Sumatera Utara), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).
Selain destinasi prioritas, Kemenpar pun bakal berfokus mencapai target wisatawan berkualitas yang berkunjung ke tanah air, sehingga Kemenpar bakal terus menggalakkan promosi pariwisata Indonesia di luar negeri.
Baca juga: Bus Pariwisata Bawa 58 Anak TK Terbakar Habis di Tol Wiyoto Wiyono Jakarta, Api Diduga dari Mesin
Dia bakal berkoordinasi dengan lintas kementerian demi meningkatkan kenyamanan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Koordinasi itu, meliputi aksesibilitas, transportasi, sampai harga tiket pesawat.
Salahsatu upaya promosi tersebut, Kemenpar RI pun menggandeng para pelaku-pelaku perjalanan, seperti salahsatunya ialah diikuti oleh agen perjalanan Rindi Sigma Sultana yang dipimpin oleh Rina Marlina. Rina pun melibatkan kedua anaknya untuk ikut membantu di setiap kegiatan promosi wisata di luar negeri, seperti Argi dan Nabil.
"Alhamdulillah Rindi Sigma Sultana selalu ikut di beberapa event promosi wisata di luar negeri, seperti tahun lalu di Hongkong, kemudian bulan ini di Taiwan. Visi dan misi saya ikut semacam ini, tak lain ingin memperkenalkan objek wisata yang ada di Indonesia. Sebab, orang-orang luar negeri belum tahu jika di Indonesia ini banyak objek wisata yang harus dikunjungi, semisal Labuan Bajo, Banda Neira (Maluku)," ujarnya, Senin (4/11/2024).
Menurut Rina, Banda Neira itu pulau baru yang muncul dan mulai terkenal, terlebih di sana terkenal pula dengan sejarahnya pahlawan-pahlawan Indonesia dan penghasil pala terbesar di dunia. Hal tersebut, kata Rina, bakal membuat wisatawan terkesan dengan keindahan pulaunya.
"Sedangkan Labuan Bajo, pulau yang tentu sangat indah mulai pegunungannya sampai ada laut/pantai yang indah dan memanjakan mata para pelancong. Apalagi, di sana bisa menginap dua malam di perahu menyusuri daerah pulau-pulau di sana, semisal Pulau Komodo yang mulai dilestarikan kembali. Intinya, saya ingin wisata Indonesia itu menjadi wonderpul in the world," ujarnya.
Rina menegaskan, lewat promosi-promosi wisata tanah air di luar negeri bersama Kemenpar itu dapat membuat destinasi wisata Indonesia terkenal atau dikenal dan mereka datang ke tanah air untuk menambah devisa negara. Tak hanya itu, Rina yang tinggal di Bandung pun tak lupa selalu memperkenalkan objek-objek wisata Jabar, termasuk Bandung dan sekitarnya.
"Saat pameran wisata di Hongkong tahun lalu, saya juga promosikan wisata Bandung, Jakarta, Bali, sampai Garut. Saya berharap dunia pariwisata Indonesia di bawah pemerintahan yang baru ini bisa melesat jauh dan target penambahan wisatawannya pun tercapai," kata Rina.(*)
| Bosan Liburan Lama, Gen Z Indonesia Kini Lebih Doyan Micro-Trip, Destinasi Lokal Jadi Pilihan No 1 |
|
|---|
| Curug Cibareubeuy Subang Tawarkan Hiking Ringan dan Pemandangan Alam Komplit, Sawah hingga Curug |
|
|---|
| Tren Wisata Bergeser ke Alam, Pangandaran Disiapkan Jadi Destinasi Kelas Dunia |
|
|---|
| Efek Gencatan Senjata Iran-AS, Pelabuhan Cirebon Hingga Pariwisata Jabar Berpotensi Terdongkrak |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Sentil Dinas Pariwisata Subang Kurang Respons Diminta Kelola Lembur Pakuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kemenpar-RI-menggandeng-para-pelaku.jpg)