Bukan SPBE, Kebakaran di Desa Legok Indramayu Ternyata Bengkel Pemeliharaan LPG, Ini Penyebabnya
Banyak masyarakat yang mengira kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Pertamina.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Viral kejadian kebakaran Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jumat (25/10/2024).
Banyak masyarakat yang mengira kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Pertamina.
Namun belakangan diketahui objek yang terbakar sebenarnya adalah bengkel pemeliharaan tabung LPG 3 kilogram.
Danru II Unit Jatibarang pada Dinas Satpol Pp dan Damkar Indramayu, Fery Apriana mengatakan, bengkel pemeliharaan tabung LPG 3 kilogram itu milik PT Geothermal Indonesia.
“Yang kebakaran bukan SPBE,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Fery menjelaskan, Pos Unit Jatibarang Damkar Indramayu awalnya menerima laporan kebakaran itu sekitar pukul 09.56 WIB.
Kemudian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.20 WIB. Petugas pun langsung melakukan upaya pemadaman dibantu oleh TNI-Polri, karyawan PT, hingga masyarakat setempat.
“Api padam pukul 11.55 WIB,” ujar dia.
Fery juga menjelaskan, api kebakaran berasal dari panel listrik yang ada di bengkel setempat bukan dari tabung LPG.
Menurut keterangan karyawan yang bekerja, mereka kala itu sedang istirahat kemudian melihat adanya api dari panel listrik.
Sebelum petugas datang, karyawan setempat juga sempat melakukan upaya pemadaman sehingga api tidak menyebar luas dan tidak sampai menghanguskan bangunan bengkel.
“Bukan dari LPG, tapi dari panel listrik ke alat atau mesin buat cat gas,” ujar dia.
Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Lohbener, Kompol H Nurani.
Nurani memastikan, objek yang terbakar bukan SPBE, melainkan bengkel pemeliharaan tabung LPG 3 kilogram.
“Di lokasi kejadian memang banyak tabung, tapi itu tabung kosong yang akan diperbaiki,” ujar dia.
(Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman)
| Bupati Lucky Hakim Apresiasi Gerakan Qurban Warga Indramayu yang Mencapai Rp 82 Miliar |
|
|---|
| Detik-detik Sapi Kurban Mengamuk di Kroya Indramayu, Motor Diseruduk, Warga Berhamburan |
|
|---|
| Sapi di Desa Kroya Indramayu Mengamuk Hingga Seruduk Motor Sebelum Dikurbankan |
|
|---|
| Kisah Pak Somantri: Puluhan Tahun Berjualan di Pasar Ciroyom, Kiosnya Terbakar saat Iduladha |
|
|---|
| Gudang dan Pabrik Bahan Sol Sepatu di Cibolerang Terbakar, Ledakan Terdengar 3 Kali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-melakukan-upaya-pemadaman-kebakaran-di-Indramayu.jpg)