Senin, 4 Mei 2026

Kasus Tewasnya Liam Payne eks One Direction, WHO Soroti Peningkatan Kematian Akibat Alkohol

Belum diketahui pasti apakah Liam memang melompat atau tidak sengaja terjatuh.

Tayang:
Editor: Ravianto
Liam Payne
Liam Payne meninggal dunia setelah jatuh dari lantai 3 di sebuah hotel di Buenos, Argentina pada Rabu, 16 Oktober 2024. 

TRIBUNJABAR.ID, BUENOS AIRES - Mantan anggota One Direction Liam Payne jatuh dari balkon lantai tiga di hotel Casa Sur, Buenos Aires, pada Rabu (17/10/2024). 

Payne ditemukan tewas dengan luka parah di halaman hotel.

Belum diketahui pasti apakah Liam memang melompat atau tidak sengaja terjatuh.

Otoritas sedang melakukan otopsi.

Diduga, pria berusia 31 tahun ini sedang berada dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan.

Dikutip dalam siaran youtubenya di 2023 lalu, ia mengaku sudah sembuh setelah berjuang selama 6 bulan melawan kecanduannya terhadap alkohol.

Baca juga: Sosok Liam Payne Eks One Direction Meninggal usai Jatuh dari Balkon Hotel, Polisi Lakukan Autopsi

Kisah tragis yang alami Liam Payne akibat alkohol bukanlah kejadian yang jarang terjadi.

Organisasi kesehatan dunia atau WHO sebelumnya menyoroti tentang peningkatan angka kematian akibat konsumsi alkohol.

Liam Payne meninggal dunia setelah jatuh dari balkon kamar hotelnya di Buenos Aires, Argentina, pada Rabu (16/10/2024) pukul 17.00 waktu setempat.
Liam Payne meninggal dunia setelah jatuh dari balkon kamar hotelnya di Buenos Aires, Argentina, pada Rabu (16/10/2024) pukul 17.00 waktu setempat. (Instagram @liampayne)

Setidaknya ada 2,6 juta kematian per tahun disebabkan oleh konsumsi alkohol, yaitu 4,7 persen dari seluruh kematian, dan 0,6 juta kematian disebabkan oleh penggunaan obat-obatan psikoaktif. 

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam keterangan resmi mengatakan, minum alkohol dalam jumlah banyak secara terus-menerus sangat umum terjadi di kalangan pria. 

Secara global, 23,5 persen dari seluruh remaja berusia 15-19 tahun adalah peminum alkohol

Tingkat konsumsi alkohol tertinggi terjadi pada kelompok usia 15-19 tahun di kawasan Eropa (45,9 persen) diikuti oleh Amerika (43,9 persen). 

Adapun konsumsi alkohol jadi penyebab dalam lebih dari 200 penyakit, cedera, dan kondisi kesehatan lainnya.

Minum alkohol dikaitkan dengan risiko pengembangan penyakit tidak menular seperti penyakit hati, penyakit jantung, dan berbagai jenis kanker, serta kesehatan mental dan kondisi perilaku seperti depresi, kecemasan, dan gangguan penggunaan alkohol

Diperkirakan 474.000 kematian akibat penyakit kardiovaskular disebabkan oleh konsumsi alkohol pada tahun 2019.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved