Warga Keluhkan Sampah Cikapundung, Begini Tanggapan Yena Masoem
TRIBUNJABAR.ID - Calon Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 4, Yena Iskandar Masoem mengakui pentingnya penanganan sampah di bantaran sungai Cikapundung
TRIBUNJABAR.ID - Calon Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 4, Yena Iskandar Masoem mengakui pentingnya penanganan sampah di bantaran sungai Cikapundung. Satu diantaranya, penyediaan infrastruktur TPS.
Hal tersebut dilontarkan Yena, saat mendengarkan langsung keluhan warga RT 4 RW 7 Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung terkait permasalahan sampah di sepanjang bantaran Sungai Cikapundung.
“Setiap wilayah yang dilalui sungai pasti menghadapi masalah sampah. Jika tidak dikendalikan, bisa menyebabkan banjir,” ujar Yena di sela kunjungannya ke lokasi tersebut, Kamis 17 Oktober 2024.
Yena mengungkapkan, masalah di bantaran sungai tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan pengelolaan anggaran yang tepat dari pemerintah.
Salah satunya, bisa dengan membuat jaring penampung sampah sehingga sampah tidak terus terbawa aliran sungai.
Selain penanganan sampah, lanjut Yena, penting juga mengedukasi warga agar rumah-rumah di bantaran sungai menghadap ke sungai, bukan sebaliknya. “Kalau sungai bersih, lingkungannya pun akan lebih sehat dan nyaman,” tambahnya.
Selain itu, Yena juga menyarankan warga untuk mulai memikirkan pengelolaan sampah yang lebih produktif.
“Kami akan mendorong pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan cara ini, masalah sampah bisa diatasi sekaligus memberikan keuntungan ekonomi bagi warga,” jelas Yena.
Persoalan sampah sendiri disampaikan perwakilan warga, Kuswara. Menurutnya, warga menyampaikan kekhawatiran mereka akan ancaman banjir dan dampak kesehatan akibat sampah yang tidak terkendali.
“Sampah di Sungai Cikapundung ini memang menjadi masalah serius, terutama karena kami tidak punya tempat penampungan sampah sementara (TPS),” ujar Kusmara, warga Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung.
Selain kebutuhan TPS, menurut Kusmawa, warga setempat juga meminta agar adanya perbaikan dan pembersihan sungai yang melintasi permukiman warga di Pasirluyu.
Dalam dialog dengan warga, Yena juga menyinggung beberapa masalah lain seperti air bersih, akses transportasi, serta ketersediaan sembako dan layanan kesehatan di Pasirluyu. “Masalah-masalah seperti ini adalah prioritas kami jika terpilih nanti,” ujarnya menegaskan.
Kunjungan Yena diakhiri dengan komitmen untuk mencari solusi terbaik atas masalah yang dihadapi warga Pasirluyu, khususnya terkait penanganan sampah dan pencegahan banjir di bantaran Sungai Cikapundung.*
| Segel Dibuka! 18 Insinerator di Kota Bandung Kembali Beroperasi Setelah Lulus Uji Emisi KLH |
|
|---|
| Harga BBM Melambung, Anggaran Sampah Kota Bandung Menipis Hanya Cukup Sampai September |
|
|---|
| Jauh-jauh dari Sumatera Barat, Bupati Ini Datang ke Ciamis dan Belajar Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pantai Timur Pangandaran 'Dihiasi' Sampah Kiriman, dari Batang Kayu sampai Tumpukan Sampah Plastik |
|
|---|
| Soroti Penanganan Sampah di Kota Bandung, Relawan Kang Pisman dan Buruan SAE Diluncurkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Warga-Keluhkan-Sampah-Cikapundung-Begini-Tanggapan-Yena-Masoem.jpg)