Rabu, 3 Juni 2026

Warga Terdampak Longsor Cimahi Desak Ganti Rugi dan Relokasi, Rumah Sudah Tidak Aman

Lokasi yang ditinggali saat ini dinilai sudah tidak aman seiring adanya proyek perumahan yang dibangun tepat di atas tempat tinggal mereka.

Tayang:
Tribun Jabar/ Rahmat Kurniawan
Ketua DPRD Kota Cimahi tinjau lokasi longsor 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Warga terdampak longsor yang tinggal di Bukit Cibogo Living (BCL), Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, mendesak ganti rugi dan minta segera direlokasi.

Pasalnya, lokasi yang ditinggali saat ini dinilai sudah tidak aman seiring adanya proyek perumahan yang dibangun tepat di atas tempat tinggal mereka.

"Saya ingin ganti rugi senilai rumah saya yang full furnitur, rumah saya sudah tidak bisa ditinggali, itu saja," kata salah satu pemilik rumah di BCL, Dimas (35) di lokasi, Selasa (8/10/2024).

Di lokasi yang sama, Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko meninjau langsung lokasi longsor di perumahan tersebut. Dia pun mengamini soal adanya permintaan relokasi dari warga terdampak longsor.

Baca juga: Siap-siap Musim Hujan Tiba di Bandung, Banjir dan Longsor Mulai Mengintai

"Kalau keinginan warga mereka ingin direlokasi, intinya pindah total. Aset ini dibeli oleh pengembang. Karena mereka merasa sudah gak nyaman dan was was. Itu tuntutan salah satu. Besok aspirasi warga akan disampaikan," kata Wahyu.

Wahyu menuturkan, penyebab terjadinya longsor diduga karena adanya kesalahan konstruksi pada Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di atas perumahan warga Bukit Cibogo Living (BCL).

"Kalau saya melihat ada kelalaian kontruksi jika dilihat dari kondisi konstruksi, besi atau tulangnya hanya besi 8 dan 10 yang dipakai untuk menahan beban besar. Lebarnya juga kalau gak salah hanya 1 meter. Secara kasat mata diduga ada kelalaian kontruksi," jelasnya.

Wahyu menambahkan, DPRD akan menggelar mediasi dengan memanggil pihak terkait pada Rabu (9/10/2024) sore. Selain untuk menentukan nasib warga terdampak, mediasi dilakukan untuk mencari titik terang terkait izin proyek pembangunan di atas rumah warga Bukit Cibogo Living.

"DPRD Cimahi akan panggil semua pihak termasuk developer dan dinas terkait untuk diminta keterangan, termasuk perizinannya. Nasib perumahan ini tergantung besok, kalau ternyata memang perizinan tidak keluar, mau gak mau kita coba berhenti dulu aktivitasnya sampai izin keluar," tegasnya.

Saat ini, sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di lokasi tersebut telah diungsikan sementara karena material longsor yang berada di tebing bukit masih dalam keadaan labil dan berpotensi menimbulkan longsor susulan.

Baca juga: BREAKING NEWS:  Longsor di Cimahi, Dua Rumah Rusak dan Tiga Anak Terluka

"Ini bisa jadi berpotensi longsor kalau lihat ke atas itu ada tanah urukan kalau kena hujan pasti turun ke bawa air," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved