23 Tahun Bandung Eye Center, Beri Layanan Terbaik untuk Pasien
Bandung Eye Center (BEC) yang dikelola oleh PT Nitra Husada berdiri sejak 2001 dan merayakan ulang tahunnya yang ke 23 tahun.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
Laporan Wartawan Tribun Jabar,
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bandung Eye Center (BEC) merupakan klinik mata pertama swasta di Bandung yang dikelola oleh PT Nitra Husada berdiri sejak 2001 dan merayakan ulang tahunnya yang ke 23 tahun.
BEC didirikan oleh empat orang, diantaranya yaitu dr. NormanT Lubis, SpM(K) (Alm), Dr.dr. Iwan Sovani,SpM(K), MKes, MM, dr. Djonggi P. Panggabean,SpM(K), dan Dr.dr. Budiman, SpM(K), MKes.
Direktur Klinik BEC, dr.Radiah Sunarti,SpM mengatakan BEC ini hadir karena para pendirinya ingin memfasilitasi kebutuhan masyarakat secara umum untuk mendapatkan pelayanan mata. Dalam perjalanannya, BEC pun mengalami banyak perubahan terutama pada teknologinya.
"Tentunya untuk mata ada perkembangan terutama teknologi, sehingga yang harus kita kejar adalah alat-alat untuk diagnostic dan tindakan," kata dr Radiah saat ditemui di Klinik BEC, Jalan Sumatera No 22, Selasa (8/10/2024).
dr Radiah menyebutkan, yang paling banyak berkembang dalah teknologi untuk operasi katarak.
"Zaman saya sekolah, operasi katarak tekniknya bedah tanpa alat sehingga mata dibuat sayatan besar, dikeluarkan lensanya. Kalau sekarang, pakai mesin yang teknologinya sudah bagus, caranya juga hanya membuat sayatan kecil, luka pun kecil, pengobatan juga cepat," tuturnya.
Selama 23 tahun berdiri, dr Radiah menceritakan tantangan yang dirasakan adalah ketika dr Norman meninggal dunia.
Saat itu, pasien dari BEC Sebagian besar adalah pasien dari dr Norman dan BEC kehilangan pasien yang biasanya dating kepada dr Norman.
"Saat itu kita semua benar-benar berusaha untuk mengembalikan kepercayaan pasien kepada kita lagi.
Sekarang sudah Kembali dan setiap dokter memiliki pasien sendiri," ujarnya.
Sementara itu pencapaian terbesar yang dirasakan oleh BEC adalah pasien yang kini semakin banyak, apalagi setelah membuka BPJS pada 2016.
Selain itu juga di klinik BEC ini memiliki tenaga dokter Subspesialis yang lengkap, pelayanan yang mumpuni dan alat-alat tindakan menggunakan alat terbaru.
"Sekarang rata-rata sudah ada 4.000 pasien dalam sebulan, dan yang paling banyak ditangani adalah masalah penggunaan kacamata, infeksi mata, gangguan penglihatan seperti katarak," tuturnya.
Pasien di Klinik BEC pun semakin beragam dan datang dari berbagai daerah.
| Hujan Angin di Bandung: Reklame Besar Dekat BEC Roboh Timpa Kabel, Aliran Listrik Mati Total |
|
|---|
| Tribun Jabar Bersilaturahmi ke Diskominfo Indramayu, Sepakat Lanjutkan Kolaborasi |
|
|---|
| Kopjas BLM Kolaborasi dengan BPR Indramayu Jabar Salurkan Kredit bagi Pensiunan ASN dan TNI/Polri |
|
|---|
| bank bjb Dukung Pertumbuhan Pedagang Lewat Program bjb Sambang Pasar |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Beri Bantuan Warga Terdampak Bencana Longsor di Desa Pasirlangu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Direktur-Klinik-BEC-drRadiah-SunartiSpM.jpg)