PT PAL Indonesia Targetkan Pembangunan Kapal Selam Scorpene Selesai 2028, Nyelamnya Lebih Dalam
Proyek pembangunan kapal selam kelas Scorpene yang dikerjakan PT PAL bersama mitra strategis Naval Group asal Perancis, ditargetkan selesai pada 2028
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Proyek pembangunan kapal selam kelas Scorpene yang dikerjakan PT PAL bersama mitra strategis Naval Group asal Perancis, ditargetkan selesai pada 2028.
Hal itu diungkapkan CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod saat seminar Peradaban Maritim Indonesia, di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (4/10/2024).
"Kita sedang melakukan proses desain sekarang ini, kemudian penguatan-penguatan infrastruktur yang dibutuhkan dan juga pelengkapan-pelengkapan untuk di sistem supply chain-nya," ujar Kaharuddin Djenod.
Proses pembangunan kapal ini, kata dia, seluruhnya dilakukan di PT PAL Indonesia.
"Pekerjaan 100 persen di PT. PAL ditargetkan selesai di 2028," katanya.
Kapal Scorpene ini, kata dia, nantinya akan menggunakan baterai litium, sehingga daya tahan untuk melakukan penyelaman jauh lebih dalam dibandingkan dengan kapal selam konvensional yang ada selama ini.
"Kapal selam konvensional itu menggunakan liquid acid baterainya," ucapnya.
Selain itu, PT PAL juga diberikan kepercayaan luar oleh Pemerintah untuk melakukan perbaikan 41 kapal perang milik TNI Angkatan Laut.
"Ini program yang menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Belum pernah Indonesia dalam satu waktu melakukan refurbishment 41 kapal perang, kecuali periode ini. Dan ini dipercayakan kepada PT. PAL sebagai lead integrator," ucapnya.
Semua proyek perbaikan itu, kata dia, sudah banyak yang selesai dan dilakukan sale pass, di Tanjung Priok bersama Presiden Jokowi dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
"Ini untuk menunjukkan bagaimana kekuatan alutsista mantra laut kita, sudah demikian kuatnya dan PT PAL menjadi lead integrator untuk menjaga itu semua," ucapnya.
PT PAL Indonesia merupakan perusahaan manufaktur bidang maritim terbesar di Indonesia yang memiliki bisnis pada kapabilitas rancang (desain) bangun kapal perang, kapal niaga, dan rekayasa umum (general engineering).
Selain itu, PT PAL juga berfokus pada pemeliharaan dan perbaikan (harkan) serta overhaul produk-produk maritim. Baik kapal perang, kapal selam, kapal niaga, serta general engineering produk energi dan elektrifikasi. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Era Baru Industri kosmetik Dimulai, Sinergi Euterria-ITB Hadirkan Peptida Premium Buatan Indonesia |
|
|---|
| Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai Senin, Pakar ITB Kupas Tuntas Efektivitas Sistem ETLE |
|
|---|
| Akulturasa ITB Hadirkan Inovasi Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM |
|
|---|
| Dorong Hilirisasi Kuliner Jabar, Riset Fermentasi ITB Bakal Dipamerkan di Festival Akulturasa |
|
|---|
| Rumah Amal bersama Masjid Salman ITB Salurkan Hewan Kurban ke Pelosok Hingga Wilayah Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/CEO-PT-PAL-Indonesia-Kaharuddin-Djenod-1111.jpg)