Pagar 20 Meter di Sisi Jalan Raya di Cimahi Ambruk Imbas Hujan Lebat yang Mengguyur Jumat Sore

Hujan lebat yang mengguyur Kota Cimahi membuat gorong-gorong sepanjang 20 meter ambles.

Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Giri
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
Pagar di sisi Jalan Raya Jenderal Amir Machmud, Cimahi, ambruk pada Jumat (4/10/2024) sore. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Hujan lebat yang mengguyur Kota Cimahi membuat gorong-gorong sepanjang 20 meter ambles.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Jenderal Amir Machmud, Jumat (4/10/2024) sore. 

Amblesnya gorong-gorong juga mengakibatkan pagar tembok rumah warga yang dijadikan mes karyawan di lokasi kejadian roboh.

"Kejadian tadi sekitar jam 15.00 WIB. Saat itu hujan deras sekali. Posisi saya sedang di toko enggak jauh dari mes ini. Pas hujan reda saya pulang ke sini, lihat tembok rumah dan gorong-gorong sudah ambruk," kata seorang penghuni mes, Aming (40).

Aming mengungkapkan, selain pagar tembok ambruk, juga ada perabotan yang pecah. Material lumpur yang berasal dari gorong-gorong pun masuk ke area mes.

"Alhamdulillah enggak ada korban karena waktu ambruk semua penghuni lagi kerja di toko. Jadi kerugian hanya meterial saja berupa benteng dan perabot pecah dan kena lumpur," ujarnya.

Baca juga: Para Petani yang Sedang Berada di Kebun Dikejutkan Kedatangan Calon Wali Kota Cimahi Dikdik

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, mengatakan, gorong-gorong yang ambles berada di lereng miring. Tingginya intensitas hujan dan derasnya aliran air mengakibatkan terjadinya kikisan dan berdampak pada robohnya fondasi gorong-gorong.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak terkait terutama Balai Jalan untuk melakukan penanganan saluran gorong-gorong karena status jalan ini adalah jalan nasional. Untuk sementara dipasang dulu tanggul dan terpal penghalang," kata Fitriandy.

Baca juga: Ada 6 Kasus Kematian Akibat DBD di Cimahi, Dinkes Dorong Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Musim Hujan

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di masa pancaroba karena dapat memicu terjadinya angin kencang, banjir, hingga longsor. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved