Selasa, 5 Mei 2026

MotoGP

Pebalap Binaan Honda, Mario Suryo Aji, Miliki Peluang ke MotoGP

Hiroshi Aoyama, Team Manager Honda Team Asia, memprediksi sekitar tiga tahun lagi, Mario bisa promosi dan dilirik oleh tim MotoGP.

Tayang:
Penulis: Oktora Veriawan | Editor: Oktora Veriawan
Tribun Jabar/Oktora Veriawan
Emanuele Ventura sebagai Chief Crew Moto2 Idemitsu Honda Team Asia, dan Hiroshi Aoyama, Team Manager Honda Team Asia. 

LOMBOK, TRIBUN - Pebalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, akan menjadi riders yang akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Hal tersebut diungkapkan oleh Hiroshi Aoyama, Team Manager Honda Team Asia.

Bahkan jika terus menunjukkan perkembangan di Moto2, Aoyama memprediksi sekitar tiga tahun lagi, Mario bisa promosi dan dilirik oleh tim MotoGP.

Menurut Aoyama, perkembangan Mario sudah terlihat saat Honda Team Asia memberinya kesempatan untuk menjadi pembalap regular di Honda Team Asia pada tahun 2022.

Sebagai debutan, dia sudah menunjukan kemampuannya di Sirkuit Mandalika musim 2022. Ia mampu menembus starting grid depan di race Moto3. Bahkan sebagai pembalap debutan, di musim tersebut, Mario berhasil mendapatkan poin dari dua race Moto3. Dengan hasil tersebut, tim memberikan kepercayaan kepada Mario untuk tampil di Moto2 di tahun 2024.

“Mario harus terus meningkatkan skill-nya dan harus bisa memperbaiki kelemahannya. Dia selalu mau belajar dan dia selalu bekerja keras untuk lebih baik di Moto2,” kata Aoyama saat jumpa pers di Idemitsu Honda Team Asia, di paddock Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (29/9/2024).

Beberapa hal yang harus diperbaiki Mario, kata Aoyama, antara lain ketepatan dalam mengambil sudut (corner) saat di tikungan.

“Terkadang dia bisa tepat dalam mengambil sudut di tikungan, namun terkadang dia salah dalam mengambil sudut di tikungan sehingga banyak membuang waktu ketika menikung,” kata Aoyama.

Kadang saat di tikungan, tambah Aoyama, Mario kurang berhati-hati. “Yang seharusnya melambat, terkadang dia kecepatan. Sebenarnya dia mengerti mengenai instruksi dari tim, namun terkadang dia lupa dan melakukan kesalahan,” ujar Aoyama.

Sebenarya Mario punya banyak kelebihan. Kemampuannya saat ini adalah sebuah talenta. Namun naluri untuk ingin menang selalu membuatnya salah perhitungan. “Itulah naluri seorang pebalap ingin selalu menjadi yang tercepat,” kata dia.

Untuk menjadi pebalap MotoGP di kemudian hari, Mario harus tampil di Moto2 jauh lebih percaya diri sehingga dia bisa menunjukkan jika dia mampu bersaing dengan pebalap lainnya.

“Apalagi Indonesia memiliki marketing yang menjanjikan untuk MotoGP. Ini menjadi salah satu modal untuk marketing salah satu tim MotoGP untuk merekrut Mario Aji,” ujar Aoyama.

Sementara itu, Emanuele Ventura sebagai Chief Crew Moto2 Idemitsu Honda Team Asia, menyebut dari segi kemampuan yang harus diperbaiki adalah bagaimana dia bisa semakin baik lagi dalam menguasai motor dan trek sirkruit.

“Dia harus berusaha menguasai motor dan trek. Dia butuh tantangan yang lebih banyak lagi agar kemampuannya terus berkembang,” kata dia saat jumpa pers di Idemitsu Honda Team Asia, di paddock Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (29/9/2024).

Dilihat dari skill-nya saat ini, Ventura menyebut Mario belum saatnya berkiprah di MotoGP. “Dia membutuhkan waktu minimal satu atau dua musim lagi di Moto2. Dia masih butuh jam terbang untuk menambah pengalamannya dalam menguasai sepeda motornya, juga menguasai setiap trek MotoGP,” ujar Ventura.

Hal tersebut, kata dia, menjadi pekerjaan bagi tim teknis dan mekanik untuk mempersiapkan Mario bisa berlaga di MotoGP.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved