Sektor Pariwisata Jadi Salah Satu Penyumbang Devisa Negara, Capai 3,9 Persen Pdb Indonesia
Indonesia, lanjut Angela, berhasil naik 10 peringkat dalam travel and tourism development index, di mana naik menjadi peringkat 22 dari 119 negara
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus mengalami perubahan dan perkembangan pesat.
Pascapandemi Covid-19, pariwisata Indonesia semakin disorot, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu keberlanjutan, termasuk isu lingkungan.
Menurut Angela, pariwisata sebagai peningkat ekonomi masyarakat lokal sehingga isu-isu melestarikan budaya dan adat serta teknologi pun mengambil peranan besar dalam pariwisata ekonomi kreatif.
"Kami mencanangkan berfokus pada pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Alhamdulillah sektor (pariwisata) ini masih menjadi salahsatu penyumbang devisa di Indonesia. Bahkan, tahun lalu pariwisata itu mencapai 3,9 persen Pdb Indonesia. Lalu, ekonomi kreatif juga berhasil mencapai ekspor produk 23,96 miliar dollar," ucap Angela di sela-sela kunjungannya ke Poltekpar NHI Bandung, Jalan Setiabudi, Kamis (26/9/2024).
Baca juga: Kembangkan Jaringan Gas Bumi di Industri Pariwisata, Ini yang Dilakukan PGN Bersama ITDC
Indonesia, lanjut Angela, berhasil naik 10 peringkat dalam travel and tourism development index, di mana naik menjadi peringkat 22 dari 119 negara berdasarkan laporan world economic forum. Dia menilai, kepercayaan dan kepopuleran pariwisata Indonesia terus meningkat.
"Kunjungan wisatawan mancanegara semester 1 ini capaiannya hampir 7 juta kunjungan. Kami yakin bisa menutup tahun jauh lebih baik dari sebelumnya," katanya.
Angela pun mengingatkan kepada para wisudawan NHI Bandung jika mereka berada di sektor yang tepat dengan peluang begitu besar meski tantangannya masih ada lantaran dunia akan terus berubah.
"Proses belajar tak pernah berhenti maka teruslah berkembang secara karakter dan keilmuan di NHI Bandung. Bawalah ke dunia kerja dan teruslah berkembang. Kami harap semoga para wisudawan NHI Bandung bisa terus menjadi kontributor signifikan dalam mengembangkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif agar semakin berkelanjutan serta membuka lapangan pekerjaan baru di sektor ini," katanya.
Selain itu, Angela menyebut NHI Bandung sejak awal telah menjadi salahsatu pelopor dalam dunia pariwisata. Ke depan, NHI Bandung pun diyakini akan terus berinovasi khususnya dari sisi pariwisata yang berkelanjutan.
Dia pun mengatakan penyerapan tenaga kerja lulusan Poltekpar NHI Bandung bisa terserap dengan baik, tak hanya dalam negeri tetapi luar negeri, lantaran kualitasnya tak diragukan.
Baca juga: Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Sektor Pariwisata Perlu Dikembangkan
"Sektor kami ini akan terus berkembang. Jadi, masih diperlukan tenaga kerja yang besar dan diharapkan para lulusan NHI Bandung bisa menjadi enterpreneur yang sebenarnya di sektor pariwisata," katanya.(*)
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Angela Tanoesoedibjo
sektor pariwisata
ekonomi kreatif
Covid-19
| Kabupaten Bandung Diserbu Wisatawan selama Libur Lebaran, Akses Jalan dan Internet Masih Jadi PR |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Gaspol Lindungi Ekonomi Kreatif, Gandeng Disparbud dan Maranatha Kawal Hak Merek |
|
|---|
| Sektor Wisata Bandung Bergeliat selama Libur Imlek, Taman-taman Kota Turut Jadi Destinasi Favorit |
|
|---|
| Kementerian Ekraf Luncurkan Radio Ekraf di Bandung, Dukung Penguatan Jejaring Pelaku Ekonomi Kreatif |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Selaraskan Program Kekayaan Intelektual 2026 Bersama DJKI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kreatif-Angela-Tanoesoedibjo.jpg)