Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

Persib Bandung

Persib Bandung Minta Maaf atas Insiden Bobotoh Ricuh, Janji Usut Dugaan Intimidasi dan Pelecehan

Persib Bandung menyampaikan permintaan maafnya setelah terjadi insiden kericuhan Bobotoh, serta berjanji mengusut dugaan intimidasi dan pelecehan.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Kolase Tribun Jabar/ istimewa
Kericuhan Bobotoh yang mengejar steward pascalaga Persib vs Persija Jakarta, di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (23/9/2024). 

TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung menyampaikan permintaan maafnya setelah insiden kericuhan Bobotoh yang terjadi setelah pertandingan melawan Persija Jakarta.

Insiden kericuhan itu terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (23/9/2024) malam.

Sejumlah Bobotoh turun ke lapangan dan menyerang steward yang berjaga.

Kericuhan itu disebut-sebut sebagai buntut dari adanya dugaan intimidasi dan pelecehan terhadap Bobotoh yang terjadi.

Atas adanya insiden kericuhan tersebut, Persib Bandung meminta maaf melalui pernyataan resminya yang dibagikan Selasa (24/9/2024) malam.

"PERSIB sekali lagi meminta maaf kepada semua Bobotoh atas kejadian kekerasan yang terjadi semalam - yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab - yang telah mencoreng reputasi dan nama baik PERSIB dan Bobotoh selama ini."

"PERSIB menolak untuk ditunggangi segelintir orang yang merugikan dan membuat malu Bobotoh, pemain, official, manajemen, dan panitia pelaksana di kancah persepakbolaan nasional dan internasional."

"Karenanya, PERSIB mengajak semua Bobotoh untuk bersatu melawan tindakan kekerasan atas alasan apapun. PERSIB lahir dari cinta dan perjuangan seluruh pihak: pemain, Bobotoh, manajemen, official, dan panitia pelaksana," tulis Persib Bandung dalam keterangannya.

Kerusuhan yang terjadi saat bobotoh mengejar steward dan memukulinya usai laga Persib vs Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Senin 23 September 2024.
Kerusuhan yang terjadi saat bobotoh mengejar steward dan memukulinya usai laga Persib vs Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Senin 23 September 2024. (capture video)

Baca juga: Persib Akan Bayar Pengobatan Para Steward Korban Kekerasan, Bobotoh Juga Dibiayai

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memasukan Bobotoh yang rusuh ke dalam daftar hitam sehingga tidak bisa lagi membeli tiket.

"PERSIB berkomitmen untuk menciptakan atmosfer pertandingan sepakbola yang aman dan nyaman bagi seluruh kalangan. PERSIB akan bekerja lebih keras supaya kerusuhan dan tindakan kekerasan tidak terulang lagi dan memastikan semua oknum yang terlibat kejadian semalam tidak akan dapat lagi membeli tiket untuk menonton pertandingan-pertandingan PERSIB secara langsung di stadion di masa mendatang," jelas pihak manajemen.

Janji Usut Tuntas Dugaan Intimidasi dan Pelecehan

Selain itu, Persib Bandung juga berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi dan pelecehan kepada Bobotoh.

Intimidasi dan pelecehan itu diduga terjadi pada pertandingan melawan Port FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (19/9/2024).

Dalam kasus tersebut, seorang Bobotoh diduga dibawa ke kamar ganti atau locker room lalu dianiaya oleh pemain hingga staf pelatih.

Sementara, dugaan pelecehan yakni dari Bobotoh perempuan yang diduga dilecehkan secara verbal oleh steward.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved