Minggu, 19 April 2026

Magrib Mencekam,  Api Hanguskan Rumah dari Hasil Patungan Warga untuk Wartinih di Indramayu

Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Sukra Dusun Sukajadi, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kebakaran yang melanda rumah bantuan milik Wartinih di Desa Sukra Dusun Sukajadi, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Selasa (17/9/2024) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Sukra Dusun Sukajadi, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Kebakaran ini menimpa rumah milik Wartinih. Padahal rumah tersebut diketahui merupakan bantuan gotong royong dari warga dan pemerintah desa.

Rumah sederhana yang terbuat dari papan beratap asbes seluas 6x6 meter itu sebelumnya sengaja dibangun di lahan tanggul irigasi dengan harapan Wartinih bisa memiliki rumah.

Baca juga: Rumah Terbakar di Dago, Belasan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan, Tak Ada Korban

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek IPDA Nanang Dasuki membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, insiden kebakaran ini terjadi pada Selasa (17/9/2024) menjelang magrib sekitar pukul 17.30 WIB.

“Rumah yang terbakar milik Wartinih,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2024).

Nanang menceritakan kronologi kebakaran itu terjadi. Kejadian berawal sekitar pukul 17.00 WIB, kala itu korban berangkat untuk memijat ke rumah pelanggannya.

Baca juga: BREAKING NEWS, Rumah Milik Joe P Project Terbakar, Api Muncul Setelah Istri Mengecas Hape

Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, warga bernama Nuriman yang sedang berada di pinggir sawah membuat tempat penyimpanan keranda melihat ada asap tebal dan kobaran api.

Saat diperiksa, sumber api itu berasal dari rumah milik Wartinih. 

“Saat itu juga sudah ada beberapa warga yang sedang memadamkan api, dan sekitar jam 18.00 WIB api dapat dipadamkan oleh warga sekitar,” ujar dia.

Adapun penyebab kebakaran, lanjut Nanang, diduga kuat berasal dari alat penanak nasi atau rice cooker yang konslet.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta,” ujar dia. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved