Jumat, 17 April 2026

Momen Pemotor di Sukabumi Kaget Dicegat Kapolres, Tapi Akhirnya Happy

Para pengendara yang melewati Jalan Raya Siliwangi, Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibikin kaget pada Senin (16/9/2024) sore

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, bersama jajaran saat memberikan helm dan cokelat kepada pengendara di Jalan Siliwangi, Palabuhanratu, Senin (16/9/2024) sore. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Para pengendara yang melewati Jalan Raya Siliwangi, Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibikin kaget pada Senin (16/9/2024) sore.

Pasalnya, mereka dicegat oleh polisi. Satu di antara sosok polisi itu merupakan Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.

Bersama Wakapolres Sukabumi, Kompol Rizka Fadhila; Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana; dan Bhayangkari, Samian terlihat mengehentikan pengendara mulai dari pengendara roda empat hingga roda dua.

Para pengendara itu ternyata bukan ditilang, melainkan diberikan hadiah oleh Samian.

Samian dan istrinya memberikan cokelat kepada pengendara mobil dan memberikan helm kepada pemotor.

Perasaan kaget satu di antaranya dirasakan oleh Indah, seorang penumpang sepeda motor.

Baca juga: Relawan Baraya Fahmi-Dida Komitmen Menangkan Pilkada 2024 untuk Kota Sukabumi Lebih Baik

Indah mengaku kaget karena mengira akan ditilang saat diberhentikan polisi. Namun, ternyata ia diberi helm baru oleh Samian.

"Seneng (dapat helm). Kaget, takutnya ditilang, tapi ternyata dikasih helm," ucap gadis berusia 15 tahun itu.

Senada dengan Indah, penumpang sepeda motor lain juga merasakan hal yang sama.

Dia adalah Pika (18). Pika awalnya mengaku takut ditilang saat dihentikan Kapolres.

Namun, ternyata rasa takut dan kagetnya berubah menjadi happy ending, karena ia ternyata diberikan helm.

"Kaget sih kaget, tapi senang. Kagetnya takut ditilang, tapi ternyata dikasih helm," ujar Pika.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengatakan, kegiatan pemberian helm gratis dan cokelat kepada pengendara itu merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas.

Baca juga: Disdik Bandung Barat Segera Perbaiki Pagar Tembok SD yang Roboh akibat Gempa Sukabumi

"Jadi ini kegiatan dalam rangka Bakti Lalu Lintas, hari jadinya yang ke-69, di mana kita memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana tertib berlalu lintas, bagaimana harus membawa atau memakai helm SNI, terus kemudian kita sampaikan juga salam-salam dari kepolisian lalu lintas supaya lebih akrab dengan anak-anak, mengedukasi dari usia dini yang tertib berlalu lintas," ucap Samian.

Samian menjelaskan, pemberian cokelat kepada masyarakat menjadi simbol kasih sayang Kepolisian Resor Sukabumi kepada masyarakat.

"Cokelat sebagai simbol kasih sayang, keakraban. Kita membangun keakraban pada masyarakat, supaya masyarakat itu paham bahwa polisi ada karena ada masyarakat dan masyarakat harus bersama-sama polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban," kata Samian. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved