Minggu, 26 April 2026

Fenomena Layung Langit Kuning saat Senja, Jadi Waktu Terlarang, Terungkap Penyebab Kemunculannya

Fenomena langit kuning yang seringkali muncul saat senja tiba, dulu sering disebut jadi waktu terlarang, kini terungkap penyebab kemunculannya

Editor: Hilda Rubiah
TikTok.com via Kompas.com
Fenomena layung yang biasanya ditandai langit berubah warna jadi kuning menjelang senja. 

TRIBUNJABAR.ID - Pemandangan langit yang tak biasa memang kerap kali membuat mata manusia takjub dengan keindahannya.

Seperti fenomena langit kuning yang seringkali muncul saat senja tiba.

Warna biru langit mendadak berubah warna jadi kuning, segala sesuatu di sekitar pun mendadak berwarna kuning, bahkan sampai masuk rumah.

Belakangan ini, seorang netizen mempertanyakan kejadian ‘aneh’ itu di media sosial.

Baca juga: 6 Fenomena Langit di Bulan September 2024, Ada Gerhana Bulan Parsial, Bisa Disaksikan di Indonesia?

Tak ayal, unggahannya pun viral.

Lalu, bagaimana sebenarnya fenomena langit kuning tersebut?

Perlu diketahui fenomena langit kuning saat senja itu bernama Layung.

Lantas, bagaimana penyebab kemunculan Layung itu?

Pertanyaan ini muncul berawal dari akun TikTok @afi****.

Senja kuning itu terlihat seperti filter kamera yang menyinari semua obyek.

"Ni fenomena apa ek? Ni bukan filter tau memang kuning tadi sampai dalam rumah," tulis pengunggah, Jumat (14/6/2024).

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional ( BRIN) Thomas Djamaluddin mengatakan, fenomena cahaya kuning setelah ,atahari terbenam disebut sebagai Layung.

Di beberapa daerah di Indonesia, fenomena Layung sering kali diyakini dapat menyebabkan musibah, sehingga muncul larangan-larangan tertentu.

"Dulu waktu saya kecil, orangtua melarang melihatnya, katanya bisa sakit mata," kata Thomas, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2024).

Saat itu, kata Thomas, orang dulu mengimbau untuk membakar jerami atau daun kering agar asapnya segera menghilangkan Layung.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved