RS Medistra Jakarta Minta Maaf Setelah Ada Dugaan Tindakan Rasis Berkaitan dengan Hijab

Pihak RS Medistra Jakarta minta maaf atas adanya isu diskriminasi yang terjadi berkaitan dengan pembatasan mengenakan hijab.

Editor: Giri
Instagram @medistra.hospital
Ilustrasi - Pihak RS Medistra Jakarta buka suara setelah ada dugaan tindakan pembatasan hijab untuk dikenakan oleh dokter dan perawat muslimah di lingkungan RS. 

Ada pertanyaan terakhir di sesi wawancara. Menanyakan terkait performance dan RS Medistra merupakan RS Internasional, sehingga timbul pertanyaan Apakah bersedia membuka Hijab jika diterima.

Saya sangat menyayangkan jika di zaman sekarang masih ada pertanyaan RASIS.

Dikatakan RS Medistra berstandar Internasional tetapi kenapa masih RASIS seperti itu?

Salah satu RS di Jakarta Selatan, jauh lebih ramai dari RS Medistra, memperbolehkan semua pegawai (baik Perawat, Dokter Umum, Spesialis dan SubSpesialis

menggunakan hijab).

Jika RS Medistra memang RS untuk golongan tertentu, sebaiknya jelas dituliskan saja kalau RS Medistra untuk golongan tertentu sehingga jelas siapa yang bekerja dan datang sebagai pasien.

Sangat disayangkan sekali dalam wawancara timbul pertanyaan yang menurut pendapat saya adalah RASIS.

Apakah ada STANDAR GANDA cara berpakaian untuk Perawat, Dokter Umum, Dokter Spesialis dan SubSpesialis di RS Medistra??

Terima Kasih atas perhatiannya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dianggap Batasi Pegawainya Pakai Hijab , RS Medistra Jakarta Buka Suara 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved