Bentrok Ormas di Ciranjang

Polres Cianjur Tingkatkan Patroli Setelah Ada Bentrok Ormas, Yonky Minta Tak Ada Sebar Video Lagi

Pihak Polres Cianjur akan meningkatkan patroli di sejumlah titik ada bentrokan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pihak Polres Cianjur akan meningkatkan patroli di sejumlah titik ada bentrokan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Patroli dimaksudkan untuk mencegak potensi bentrok susulan.

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengatakan, sebenarnya pihaknya telah rutin menggelar patroli. 

"Dengan kejadian bentrokan kemarin tentu akan kami tingkatkan sebagai upaya preventif untuk memelihara kamtibmas di seluruh wilayah Cianjur," kata Yonki kepada wartawan, Sabtu (31/8/2024).

Yonki meminta sejumlah pihak dan masyarakat tidak menyebarkan video yang bisa memicu bentrokan antar-ormas terjadi lagi.

Baca juga: Bentrok Ormas di Ciranjang Cianjur, Tiga Orang Terluka, Sepakat Tidak Saling Lapor ke Polisi

"Apalagi video-video yang bukan di lokasi kejadian, bahkan terjadi beberapa tahun lalu disebar lagi dan seolah-olah membuat situasi mencekam. Situasi di lokasi kejadian sudah aman terkendali," katanya.

Dua kelompok ormas terlibat bentrokan di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jumat (30/8/2024).
Dua kelompok ormas terlibat bentrokan di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jumat (30/8/2024). (capture video)

Yonky menambahkan, dalam mengantisipasi beredarnya video yang dapat membuat bentrokan terulang, pihaknya akan melakukan patroli siber di media sosial dan internet.

Baca juga: BREAKING NEWS Bentrok 2 Ormas di Ciranjang Cianjur, 3 Orang Jadi Korban, Polisi Dalami Penyebabnya

"Tentunya kami tidak ingin pihak-pihak yang tidak berkepentingan atau tak mengetahui, ikut-ikutan sehingga bisa dapat memperkeruh suasana," katanya.

Dia menambahkan, jajarannya hingga kini masih mendalami terkait permasalahan atau motif yang membuat bentrokan antar-ormas tersebut terjadi.

"Ada satu orang yang telah kita amankan untuk diimintai keterangan, karena yang bersangkutan diduga merupakan provokator dan menyebarkan video yang memicu terjadinya bentrokan antara kedua belah pihak," ucapnya.

Bentrokan antar-ormas yang terjadi di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, itu membuat tiga orang terluka. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved