Minggu, 19 April 2026

Cegah Joki dan Jalur Orang Dalam, BKPSDM Kabupaten Bandung Perketat Test CPNS dan P3K

Pemanfaatan teknologi yang saat ini sudah diterapkan sangat efektif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti joki di test CPNS.

Istimewa / Humas Pemkab
Ilustrasi--- BKPSDM Kabupaten Bandung pastikan test CPNS dan P3K akan berjalan sangat ketat. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PLT Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Tatang Kusnawan, menegaskan tes CPNS dan P3K dipastikan akan berjalan sangat ketat.

Menurut Tatang, pemanfaatan teknologi yang saat ini sudah diterapkan sangat efektif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti joki di test CPNS dan P3K.

Salah satu pengecekan dengan menerapkan teknologi tersebut seperti memeriksa dokumen dan KTP hingga menyamakan wajah peserta dengan identitasnya. 

Baca juga: 4 Hal Tak Boleh Dilakukan Jika Ingin Lolos CPNS 2024, Termasuk Daftar Lebih dari 1 Instansi

"Kemudian di meja registrasi, ada face recognition. Soalnya pada saat mendaftar itu direkam spesifikasi. Pada saat daftar mendapatkan PIN, sebelum masuk ke dalam angket itu di face recognition di divalidasi,"  

"Jadi itu sebenarnya akurat. Itu semacam filter yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk menghindari joki," ujar Tatang saat dikonfirmasi di kantor BKPSDM Kabupaten Bandung, Kamis (22/8/2024).

Tak hanya itu, Tatang mengungkapkan, test CPNS dan P3K sudah mengantisipasi hal-hal lain seperti adanya jalur "orang dalam" pada proses seleksi.

Baca juga: Achmad Fahmi-Dida Sembada Resmi Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Kota Sukabumi 2024

Antisipasi yang dimaksud tersebut yaitu dengan adanya menetapkannya sistem test Computer Assisted Test (CAT) yang menggunakan server terpusat.

"Kemudian nilainya Real Time, jadi pada saat seseorang menjawab itu nilainya kayak fluktuatif. Jadi ketika menjawab soal, sudah kelihatan ada berapa benar atau salahnya," 

"Jadi nilai itu, akan langsung kejar-kejaran. Ketika di akhir sesi kita bisa menscreen shot, dan nanti bisa dibandingkan hasil akhir. Jadi segala sesuatu sudah transparan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved