Senin, 4 Mei 2026

Olimpiade Paris 2024

Gregoria Mariksa Jaga Asa Tradisi Emas Bulutangkis di Olimpiade Paris 2024, Melaju Semifinal

Gregoria sukses membuktikan mental baja dan membalikkan keadaan hingga menang dengan skor 25-23, 21-9.

Tayang:
Editor: Ravianto
youtube
Gregoria Mariska Tunjung melaju ke semifinal Olimpiade Paris 2024 setelah menang 25-23, 21-9 dari Ratchanok Inanton di perempat final yang dimainkan di Porte de La Chapelle Arena, Prancis, Sabtu (3/8/2024). 

Namun di kedudukan krusial inilah, mental Gregoria teruji. Juara Dunia Junior 2017 itu berhasil meraih tiga angka beruntun dan bahkan berbalik meraih game point di 20-19.

Sempat bebalik tertinggal dan adu setting sampai empat kali hingga 23-23, dua eror dari Intanon berupa pukulan membentur net dan smes melebar akhirnya menutup gim pertama untuk Jorji.

Pada gim kedua, perolehan skor kembali sengit.

Gregoria unggul tipis 7-6. Dia berusaha mempertahankan ritme permainannya sendiri dengan lebih sering memberikan pancingan lob.

Overhead dropshot silang dari Gregoria sukses mengecoh Intanon.

Tekanan terus dilakukan Gregoria dengan membuat Intanon banyak berlari di area belakang sampai unggul interval 11-6.

Semenjak interval, Gregoria sama sekali tidak memberikan kesempatan untuk Intanon berkembang.

Dia sukses meraih enam angka beruntun sampai unggul telak 19-6.

Intanon akhirnya sempat beranjak dengan tambahan tiga angka. Tapi Gregoria tak lengah. Dia segera kembali fokus dan akhirnya mampu mengunci kemenangan dengan 21-9.

Di sisi lain, kemenangan Gregoria hari ini tetap menyisakan sejumlah evaluasi.

Terutama dari sisi kelemahannya di area forehand yang sempat dieksploitasi Intanon.

Kelemahan ini mesti segera diperbaiki lagi sebab langkah Gregoria tak akan mudah di babak selanjutnya.

Pada babak empat besar, dia sudah ditunggu pemain nomor satu dunia sekaligus unggulan teratas asal Korea Selatan, An Se-young, yang belum pernah dikalahkannya.

Di sisi lain, lolos ke semifinal berarti membuat Gregoria setidaknya hanya butuh 1 kemenangan lagi untuk memastikan raihan medali.

Belum pernah ada tunggal putri Indonesia yang mampu memenangkannya sejak Maria Kristin Yulianti di Beijing 2008.

Adapun emas terakhir tunggal putri Indonesia dipersembahkan Susi Susanti pada Barcelona 1992, saat bulu tangkis dipertandingan secara resmi untuk kali pertama di Olimpiade.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved