Senin, 18 Mei 2026

Pengalihan Terminal Cicaheum jadi Depo BRT Dilakukan Bertahap, Akan Rampung 2027

Pengalihan terminal Cicaheum menjadi depo Bus Rapid Transit (BRT) dilakukan bertahap mulai awal 2025.

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
nazmi abdurrahman/tribun jabar
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Irjen Pol Risyapudin Nursin saat diwawancarai di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Senin (29/7/2024). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengalihan terminal Cicaheum menjadi depo Bus Rapid Transit (BRT) dilakukan bertahap mulai awal 2025.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Irjen Pol Risyapudin Nursin mengatakan, saat ini pengalihan itu mulai masuk tahap satu dan akan terus berproses hingga resmi beroperasi secara penuh. 

"Tahun 2025 akan kita segera bangun tahap satu terkait dengan BRT, nanti tahap kedua di tahun 2026, tahap ketiga tahun 2027," ujar Risyapudin, Senin (29/7/2024). 

Pada tahap satu ini, kata dia, pengalihan Terminal Cicaheum menjadi Depo BRT tidak langsung meniadakan bus Angkutan Antar kota Antar provinsi (AKAP) dan Angkutan Antar kota Dalam Provinsi (AKDP) serta beberapa UMKM yang ada di terminal.

"Terminal Cicaheum tetap beroperasi walaupun ada BRT juga tetap akan kita laksanakan operasional untuk kendaraan-kendaraan (AKAP AKDP), untuk UMKM tetap," katanya. 

Angkutan umum (angkot) pun, kata dia, bakal tetap beroperasi.

Rencananya, angkot akan dikhususkan sebagai penghubung penumpang ke Terminal Cicaheum yang nantinya akan menjadi Depo BRT

"Karena kami juga membutuhkan untuk UMKM untuk fasum, feeder untuk moda-moda transportasi lain penghubung tadi yang terintegrasi, terkontektifitas, untuk melayani masyarakat itu sendiri," ucapnya. 

Nantinya, kata dia, Depo BRT Terminal Cicaheum akan turut meminimalisir kemacetan yang ada di wilayah Cekungan Bandung.

Hal itu terbukti dari DKI Jakarta yang kini sudah menerapkan penggunaan BRT secara penuh. 

"Insya Allah dengan adanya BRT ini, seperti Jakarta, Surabaya dan Medan yang tadinya semerawut, macet  polusi, padat sekarang buktinya dengan adanya Trans Jakarta," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, A. Koswara mengatakan, pada pengalihan tahap satu ini, pemerintah pusat akan membangun infrastruktur dan menyiapkan sistem.

"Kalau tahapan sekarang sudah mulai dengan adanya bus Buy The Service (BTS)," ujar Koswara. 

Namun BTS ini, kata dia, tidak masuk dalam kategori angkutan massal, karena belum memiliki dedicated line atau jalur khusus.

Sehingga, kategorinya masih bersifat angkutan perkotaan. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved