Sabtu, 2 Mei 2026

Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Suwawa Gorontalo Terhadang Hujan

kondisi cuaca yang buruk membuat proses pencarian menjadi sangat berbahaya bagi tim penyelamat.

Tayang:
Editor: Ravianto
arianto panambang/tribun gorontalo
Tim gabungan terdiri dari Basarnas dan TNI/Polri Gorontalo saat berangkat menuju ke lokasi longsor tambang emas Suwawa pada Senin (8/7/2024) pagi. 

TRIBUNJABAR.ID, BONE - Tambang emas di Desa Pemukiman, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, mengalami longsor setelah dilanda hujan deras sejak Sabtu (6/7/2024).

Hingga Selasa (9/7/2024) pagi, jumlah korban tewas longsor tambang emas Suwawa ini mencapai 11 orang dan 51 orang lainnya masih belum ditemukan.

Pencarian pada hari Senin (8/7/2024) terganggu dengan turunnya hujan deras

Hujan deras dan penerangan yang kurang menyebabkan pencarian dihentikan sementara pada Senin (8/7/2024) malam

Diketahui, tambang longsor Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Minggu 7 Juli 2024 subuh

Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto mengungkapkan, bahwa kondisi cuaca yang buruk membuat proses pencarian menjadi sangat berbahaya bagi tim penyelamat.

Lokasi pertambangan Emas Suwawa, Bone Bolango, Gorontalo. Lokasi tambang emas ilegal inilah yang longsor pada Sabtu (6/7/2024) dini hari dan menimbulkan 104 korban, 11 di antaranya ditemukan tewas dan 51 orang belum ditemukan sampai Selasa (9/7/2024) pagi.
Lokasi pertambangan Emas Suwawa, Bone Bolango, Gorontalo. Lokasi tambang emas ilegal inilah yang longsor pada Sabtu (6/7/2024) dini hari dan menimbulkan 104 korban, 11 di antaranya ditemukan tewas dan 51 orang belum ditemukan sampai Selasa (9/7/2024) pagi. (Istimewa)

"Untuk proses pencarian di lokasi kejadian dihentikan untuk sementara waktu, mengingat saat ini masih terjadi hujan," ungkap Heriyanto saat dtemui malam hari di Posko SAR, Senin (8/7/2024). 

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mengupdate jumlah korban yang tertimpa longsor pada hari Minggu (7/7/2024) kemarin. 

Data Korban Longsor Tambang Emas Sumawa

Sebanyak 10 jenazah korban telah berhasil diidentifikasi sementara seorang lainnya belum teridentifikasi.

Penambahan satu orang korban ini disampaikan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, pada Senin (8/7/2024).

Mereka yang meninggal dunia adalah Fatma Afita (40), Dewa Saputra (4), Samsiar (48), Alfian Manege (17), Lukman, Alfian Mamonto (28), Rahmat Nurhamidi (21), Rina Muhammad (50), Ramlah Kumuria (40), Rudin Kunye (55), dan seorang perempuan yang belum terindentifikasi.

"Dua jenazah yang baru dievakuasi adalah Kaludi berjenis kelamin laki-laki dan seorang perempuan yang belum ada keterangan identitas,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, Heriyanto, Senin malam.

Berikut ini data lengkap 11 korban tewas tersebut:

1.Fatma Afita/P/40 Tahun
2.Dewa Saputra/L/4 Tahun
3.Samsiar/L/48 Tahun
4.Alfian Manege/L/17 Tahun
5.Lukman/L/
6.Alfian Mamonto/L/28 Tahun
7.Rahmat Nurhamidi/L/21 Tahun
8.Rina Muhammad/P/50 Tahun
9.Ramlah Kumuria/L/40 Tahun
10.Rudin Kunye /L/55 Tahun
11.Mr X: Belum teridentifikasi

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved