Bendungan Cipanas di Sumedang Jadi Angin Segar Buat Petani di Indramyau, Bantu Airi Sawah
Bendungan Cipanas ini dapat mengairi sawah-sawah yang berada di wilayah Kecamatan Terisi, Gabuswetan, dan sebagian Kecamatan Kandanghaur.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bendungan Cipanas yang berlokasi di Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang diresmikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Selasa (9/7/2024).
Bendungan ini pun sangat bermanfaat khususnya bagi petani di Kabupaten Indramayu.
Dari bendungan tersebut, sekitar 6.120 hektare sawah dapat terairi dengan baik untuk keberlangsungan tanaman padi petani.
Bupati Indramayu, Nina Agustina pun hadir langsung dalam peresmian Bendungan Cipanas tersebut.
“Dengan diresmikannya Bendungan Cipanas tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Indramayu terutama untuk suplai air bersih dan irigasi pertanian,” ujar dia.
Nina mengatakan, Bendungan Cipanas ini dapat mengairi sawah-sawah yang berada di wilayah Kecamatan Terisi, Gabuswetan, dan sebagian Kecamatan Kandanghaur.
Baca juga: Wapres RI Resmikan Bendungan Cipanas, Bupati Nina : Enam Ribu Hektar Sawah Indramayu Dapat Terairi
"Alhamdulillah hari ini telah diresmikan pak Wapres dan ini sangat bermanfaat terutama bagi pertanian Indramayu. Mudah-mudahan dengan peresmian Bendungan Cipanas ini target kita produksi padi 1,8 juta ton bisa terpenuhi," ujar Nina.
Lokasi administratif Bendungan Cipanas sendiri diketahui terletak di dua kabupaten, tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu dan Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.
Proyek pembangunannya dimulai sejak 2016 hingga 2023. Keberadaan bendungan ini mampu mengairi 9.273 hektare lahan pertanian di kedua kabupaten, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun.
Bendungan Cipanas ini akan menyuplai air baku sebesar 850 liter/detik bagi kawasan industri, permukiman, Bandara Kertajati di kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati).
Jumlah ini terdiri atas 650 liter/detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter/detik untuk Kabupaten Indramayu.
Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat dalam mereduksi 701 hektare area yang tergenang banjir di wilayah Kecamatan Losarang dan Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu sekaligus berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3,0 megawatt.
Dalam peresmian itu, diketahui pula turut hadir Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Anggota DPR RI Komisi V Dapil VIII Dedi Wahidi, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Bob Arthur Lombogia, Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli, Bupati Indramayu Nina Agustina, serta undangan lainnya.
Daftar Barang Bukti Kasus Polisi Bunuh di Indramayu, dari Kasur sampai Pakaian Terbakar |
![]() |
---|
Polres Indramayu Dalami Motif dan Modus Mantan Polisi yang Bakar Putri Apriyani dalam Kamar Kos |
![]() |
---|
70 Pengusaha Tambang Dipanggil Kejari Sumedang, Izin dan Pajak Usahanya DIperiksa |
![]() |
---|
Sukasari Sumedang Dekat Sesar Lembang, Bupati Rapat soal EWS, Waspada namun Tak Panik |
![]() |
---|
Pedagang Pasar Wanguk Indramayu Minta Lucky Hakim Bela Rakyat, Tuding Dapat Intimidasi dari Kuwu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.