Kamis, 11 Juni 2026

Wimbledon 2024: Petenis Peringkat 1 Dunia Percaya Diri Jelang Grand Slam Pekan Depan

Petenis peringkat 1 dunia asal Italia, Jannik Sinner merasa semakin percaya diri jelang Wimbledon setelah meraih gelar juara di lapangan rumput.

Tayang:
Editor: Januar Pribadi Hamel
AFP/ANTHONY WALLACE
Juara Australia Open 2024, Petenis Italia Jannik Sinner berpose dengan trofi Norman Brookes Challenge Cup trophy di Royal Botanic Gardens setelah tampil sebagai juara tunggal putra Australia Open 2024, Minggu (28/1/2024). Jannik Sinner juara setelah mengalahkan petenias Rusia Daniil Medvedev di final. 

TRIBUNJABAR.ID - Petenis peringkat 1 dunia asal Italia, Jannik Sinner merasa semakin percaya diri jelang Wimbledon setelah meraih gelar juara di lapangan rumput pertamanya.

Jannik Sinner bersiap untuk meraih gelar Wimbledon setelah meraih trofi lapangan rumput
pertamanya di Halle pada Minggu dan petenis Italia itu mengatakan ia lebih percaya diri di lapangan menjelang Grand Slam yang dimulai pekan depan.

Petenis berusia 22 tahun itu menjadi orang kedelapan sejak peringkat ATP pertama kali diterbitkan pada tahun 1973 yang memenangkan turnamen pertamanya sebagai peringkat satu dunia setelah mengalahkan rekannya di ganda Hubert Hurkacz 7-6(8) 7-6(2) di Jerman.

"Saya menantikannya (Wimbledon). Tahun lalu saya mencapai semifinal, saya memainkan bebe rapa permainan tenis yang bagus. Mari kita lihat apa yang akan terjadi tahun ini," kata Sinner dikutip dari Reuters, yang memenangkan gelar Grand Slam perdananya di Australia Terbuka tahun ini.

Baca juga: Jaring Atlet Muda Berbakat Melalui Kompetisi Tenis Meja di Kota Bandung, Jangan hanya Jadi Hobi

"Saya pastinya lebih percaya diri. Dan di permukaan ini, jelas rumputnya mungkin sedikit berbeda dari sini dan Wimbledon. Tapi sekarang saya punya waktu satu minggu untuk mempersiapkannya, jadi semoga ini akan menjadi turnamen yang bagus."

Namun, itu bukan kabar baik bagi Sinner, karena pacarnya Anna Kalinskaya dikalahkan 6-7(0) 6-4 7-6(3) oleh Jessica Pegula di final Berlin.

"Pacar saya Anna bermain di Berlin. Dia kalah, dengan enam (lima) match point. Saya kasihan sekali padanya," kata Sinner. "Dia juga mengalami minggu yang luar biasa."

Wimbledon berlangsung pada 1-14 Juli. Jannik Sinner mengatakan ia “lebih percaya diri” mengenai prospeknya di Wimbledon setelah ia memenangi gelar lapangan rumput pertamanya dengan menga- lahkan rekannya di ganda Hubert Hurkacz 7-6 (10-8), 7-6 ( 7-2) di final Halle Open pada 23 Juni.

Kemenangan tersebut menandai gelar tunggal ke-14 dalam karier juara Australia Terbuka berusia 22 tahun itu.

Dengan dimulainya Wimbledon – permata di lapangan rumput – pada tanggal 1 Juli, dia berkata:

“Saya hanya menantikannya. Tahun lalu saya mencapai semifinal, saya memainkan permainan tenis yang bagus. Jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi tahun ini.

“Saya lebih percaya diri, pastinya. Tentu saja rumputnya, mungkin sedikit berbeda dari sini dan Wimbledon. Tapi sekarang saya punya waktu satu minggu untuk bersiap, semoga ini akan menjadi turnamen yang bagus.”

Hurkacz dan Sinner dari Polandia, yang bermain bersama di gan- da Halle Terbuka, masing-masing menyelamatkan satu break point pada set pertama, bertukar ace dan menahan servis, memaksa tiebreak yang dimenangkan Sinner.

Unggulan teratas memiliki peluang untuk unggul 2-0 pada set kedua, tetapi Hurkacz menyelamatkan dua break point saat kedua pemain kembali menahan servis mereka sebelum Sinner merebut gelar setelah tiebreak lainnya.

“Ini menginspirasi apa yang telah Anda lakukan selama 12 bulan terakhir. Jannik menjadi No. 1 dunia sungguh istimewa. Saya mencoba belajar dari itu. Selamat yang sebesar-besarnya,” kata Hurkacz kepada Sinner.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved