Senin, 27 April 2026

Pilkada Kabupaten Majalengka

Laporkan Akun Medsos Diduga Kampanye Hitam, Relawan Mama Eman Ingin Jaga Kondusivitas Majalengka    

Relawam Mama Eman mengancam akan melaporkan akun media sosial yang diduga melakukan kampanye hitam.

Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Perwakilan Relawan Mama Eman, yang dipimpin M Dendi Santosa, akan melaporkan akun Instagram yang diduga berkampanye hitam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Relawam Mama Eman mengancam akan melaporkan akun media sosial yang diduga melakukan kampanye hitam.

Mama Eman sendiri merupakan sapaan Sekda Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, yang digadang-gadang bakal maju di Pilkada Serentak 2024.

Perwakilan Relawan Mama Eman, M Dendi Santosa, mengaku telah menemukan akun Instagram yang diduga berkampanye hitam.

Menurut dia, akun @politikmajalengka membuat unggahan yang secara jelas memplesetkan nama Mama Eman menjadi kurang pantas.

"Kami merasa sangat tersinggung dengan postingan tersebut, sehingga akan membawa hal ini ke ranah hukum," kata M Dendi Santosa saat ditemui di kawasan Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Sabtu (22/6/2024).

Baca juga: Program Renovasi Rutilahu Eman Suherman Bantu Warga Majalengka Hidup Layak

Dedi mengatakan Relawan Mama Eman juga telah mengumpulkan sejumlah bukti meski akun @politikmajalengka telah menghapus unggahan tersebut.

Bahkan, pihaknya mengaku telah mengantongi identitas admin akun Instagram @politikmajalengka yang membuat unggahan semacam itu.

"Laporan ini semata-mata, karena kami ingin menghilangkan praktik kampanye hitam, sehingga Pilkada Serentak 2024 di Majalengka berjalan kondusif," ujar M Dendi Santosa.

Dendi juga menuntut admin akun @politikmajalengka menyampaikan permintaan maaf secara terbuka berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Baca juga: Berani Berinovasi, Eman Suherman Semakin Diidamkan Masyarakat Pimpin Majalengka

Permohonan maaf itu ditujukan kepada Relawan Mama Eman dan masyarakat Majalengka, karena postingan tersebut membuat gaduh.

"Kami juga menduga akun medsos ini sengaja membuat unggahan kampanye hitam, sehingga akan melaporkannya ke pihak berwajib," kata M Dendi Santosa. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved