Murid SD di Cianjur Konsumsi Obat-obat Terlarang, Polisi Akan Datangi Sekolah dan Undang Orang Tua

Pihak Satnarkoba Polres Cianjur segera menyelidiki informasi lima murid sekolah dasar (SD) diduga membeli dan mengonsumsi obat-obatan daftar G.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
capture video
Tangkapan layar video lima murid sekolah dasar di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, sedang ditanyai guru karena diduga mengonsumsi obat-obatan daftar G, Kamis (20/6/2024) 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pihak Satnarkoba Polres Cianjur segera menyelidiki informasi lima murid sekolah dasar (SD) diduga membeli dan mengonsumsi obat-obatan daftar G.

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Adi Septian Pramata, mengungkapkan, pihaknya sudah mengetahui informasi video tentang lima murid SD itu,

"Kami akan mendatangi sekolah terkait untuk memastikan kejadian kebenarannya. Kami juga akan meminta agar orang tua dari setiap murid itu untuk hadir di sekolah," kata Adi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (21/6/2024).

Pihaknya pun akan melakukan pembinaan dan penyelidikan lebih lanjut terkait peredaran obat-obatan terlarang.

"Kami juga berharap orang tua dan pihak sekolah lebih mengawasi anak-anaknya. Apabila mendapatkan informasi adanya peredaran obat-obatan terlarang, segera laporkan pada kami," katanya.

Baca juga: Viral Video 5 Bocah SD Cianjur Diinterogasi Guru karena Konsumsi Obat Keras, Disdik: di Luar Sekolah

Sebelumnya, beredar rekaman video lima murid SD di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, diduga mengonsumsi obat-obatan daftar G.

Berdasarkan video yang beredar, kelima bocah tersebut sedang berada di satu ruangan. Mereka dimintai keterangan oleh pihak sekolah.

Dalam video berdurasi 1 menit 45 detik tersebut, kelima bocah tersebut mengaku membeli obat-obatan daftar G dari seseorang berharga Rp 5 ribu per butir.

"Kita beli seharga Rp 20 ribu jadi empat butir," ucap seorang murid.

Baca juga: Sosialisasi Tidak Ada, Orangtua Siswa di Cianjur Keluhkan Sulitnya Pendaftaran PPDB Online

Plt Kabid SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Wawan Sutiawan, mengatakan, pihaknya sudah mengonfirmasi kepala sekolah tempat kelima murid itu sekolah.

"Hasil dari konfirmasi kepada kepala sekolahnya, bahwa rekaman video itu terjadi di SD di Kecamatan Karangtengah. Rekaman video itu sudah lama, karena direkam pada Selasa (4/6/2024) lalu," ucapnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved