Cinta Tradisi Sunda, Eman Suherman Cabup Majalengka Paling Peduli dengan Kultur Daerah
TRIBUNJABAR.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman sangat mencintai tradisi yang ada di tanah Sunda. Kecintaannya tersebut membuat E
TRIBUNJABAR.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman sangat mencintai tradisi yang ada di tanah Sunda. Kecintaannya tersebut membuat Eman menjadi calon bupati (cabup) Majalengka paling peduli dengan kultur daerah.
Di dalam salah satu unggahan di Instagram pribadinya @eman_suherman15, Eman mengikuti giat Pareresan yang ada di Desa Sunia. Eman mengaku adanya kegiatan ini menjadi sebuah tradisi yang dirawat turun temurun dari orang-orang tua dulu kita.
“Kita sebagai generasi penerus yang selalu merawat tradisi yang turun temurun ini adalah sebuah pikiran sebuah pemahaman yang sangat bijaksana,” kata Eman.
Eman menambahkan, selain merawat tradisi yang telah turun temurun, adanya Pareresan ini menjadi salah satu bukti jika kebersamaan di antara warga masyarakat harus tetap terjaga. Menurutnya, kegiatan ini bisa terselanggara atas kerja sama semua pihak.
“Makna kebersamaan, kekompakan seluruh masyarakat paguyuban karena kegiatan ngalaksa ini, Pareresan ini tidak mungkin terlaksana kalau hanya atas dasar inisiatif Pak Kuwu saja, kalau hanya dasar masyarakat saja,” tambah Eman.
Karenanya, Eman menerangkan terselenggaranya kegiatan Pareresan ini menjadi bentuk kolaborasi yang nyata dari unsur pemerintah dan masyarakat. Ini membuktikan rasa cinta masyarakat, hingga pemerintah daerah setempat kepada budaya Sunda begitu luar biasa.
“Ini membuktikan betapa rasa cinta masyarakat, pemerintahnya, terhadap budaya dan desa ini luar biasa,” ujar pria yang akrab disapa mama Eman tersebut.
Sebagai informasi, Pareresan berasal dari bahasa Sunda, reres panen yang berarti panen telah usai. Kegiatan syukuran ini seringkali dilakukan setelah musim panen atau tepatnya pada bulan Rajab kalender Islam dengan hari yang sudah ditentukan yaitu hari Senin dan Selasa.
| BIJB Kertajati Diproyeksikan Layani 40 Kloter Haji, Kapasitas Bisa Capai 70 Kloter |
|
|---|
| Viral Kontrasnya Sekolah Kusam vs Dapur MBG Baru di Majalengka, Kepsek: Ambil Sisi Positifnya |
|
|---|
| Kanwil Kemenkum Jabar Bahas 3 Raperbup Bersama Pemkab Majalengka |
|
|---|
| Kasus Penghinaan Suku Sunda dan Viking: Kuasa Hukum Resbob Siapkan Pleidoi Usai Tuntutan 2,5 Tahun |
|
|---|
| Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara Kasus Hina Suku Sunda dan Viking Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Cinta-Tradisi-Sunda-Eman-Suherman-Cabup-Majalengka-Paling-Peduli-dengan-Kultur-Daerah.jpg)