Pantauan 1 Djulhijah 1445H, Hilal Terlihat di Kota Bandung
Pengamatan hilal 1 Dzulhijah 1445 H y bekerja sama dengan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD)
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hilal penentuan 1 Djulhijah 1445 H/2024 M terlihat di Observatorium Alburuni, Unisba, Kota Bandung menggunakan teleskop pada Jumat (7/6/2024).
Hakim Pengadilan Agama Kota Bandung, Ahmad Sanusi mengatakan pihaknya telah mengambil sumpah perukhyah dan saksi sebanyak dua orang.
"Bahwa perukhyah telah melihat hilal pada jam 17:45 WIB kurang lebih waktu terlihatnya hilal selama 5 menit. Rukhyatnya memakai teleskop, artinya citra hilal terekam dalam layar yang bisa dilihat oleh banyak orang," ujarnya.
Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 2024 dan 1 Zulhijah 1445 H, Berikut Perkiraan Hilal BMKG
Menurut Ahmad Sanusi, setelah mengambil sumpah laporan pemantauan hilal diinformasikan kepada Kementrian Agama RI.
"Bahwa kesimpulan hilal 1 Dzulhijah terlihat di Pusat Obsevatorium Unisba, telah diambil sumpah dan dilaporkan."
"Kelihatannya melalui alat, karena di ufuk itu mendung, tapi di teleskop terekam. Kewajiban kami memgambil sumpah, yang penting dilaporkan baik itu melihatnya menggunakan alat atau teleskop," jelasnya.
Dia menuturkan, pengamatan hilal 1 Dzulhijah 1445 H y bekerja sama dengan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD) Provinsi Jawa Barat.
Pengamatan ini dilakukan dalam rangka penetapan hari raya ldul Adha 1445 H.
Pemantauan hilal dilakukan di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Unisba yang ada di Gedung Fakultas Kedokteran Unisba Lantai 9 dengan koordinat tempat Lintang - 654'12" LS, Bujur 107"3632" BT dan ketinggian tempatnya 750 Meter diatas permukaan
laut.
Kepala Observatorium Albiruni, Encep Abdul Rojak, mengatakan, jtimak atau konjungsi secara Geosentris terjadi pada Kamis
(6/4/2024) pukul 20:54 LT.
"Konjungsi berarti posisi Bumi, Bulan, dan Matahari berada pada satu garis astronomis.
Sejak terjadinya konjungsi sampai dengan waktu pengamnatan disebut Umur bulan/hilal sekitar 20 jam 51 menit"jelasnya.
Dikatakannya, pengamatan hilal akan dimulai saat matahari terbenam yaitu pukul 17.45 WIB.
Lama pengamatan hilal dilakukan selama 29 menit, karena bulan akan terbenam pada pukul 18.24 WIB.
Saat matahari terbenam, hilal berada pada Azimuth 300ʻ0605 dan posisi matahari berada pada azimuth 2924603".
| Hilal di Tujuh Titik Tak Terlihat, Kemenag Jabar Ajak Hormati Keputusan Masing-Masing Awal Syawal |
|
|---|
| Hilal di Bawah Ambang Batas MABIMS, BHRD Cirebon Prediksi Ramadan Genap 30 Hari, Fix Lebaran Sabtu? |
|
|---|
| Berbeda dengan Muhammadiyah, Jamaah Persis Gelar Salat Idulfitri pada Sabtu 21 Maret 2026 |
|
|---|
| Sore Ini Pemantauan Hilal di Pantai Baron Gebang Cirebon, 5 Teropong Disiapkan |
|
|---|
| 7 Lokasi Pantau Hilal Idul Fitri 2026 di Jawa Barat, Termasuk Tasikmalaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-pemantauan-hilal-di-Observatorium-Alburuni-Unisba-Kota-Bandung.jpg)