Jumat, 10 April 2026

Pipa PDAM Tirtawening Pecah

Detik-detik Pipa PDAM Pecah di Bandung, Air Setinggi 2 Meter Langsung Menerjang

Pecahnya pipa PDAM juga membuat kirmir anak Sungai Cikapundung ambrol sepanjang hampir 50 meter dengan kedalaman sekitar lima meter.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Warga di RT/01 RW/05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, yang terdampak pecahnya pipa PDAM Tirtawening membersihkan rumah, Rabu (5/6/2024).  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua rumah ambruk menyusul pecahnya pipa transmisi air milik Perumda Tirtawening, di Jalan Cibangkong Lor, RT/01, RW/05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (5/6).

Musibah Pipa PDAM Pecah ini juga membuat kirmir anak Sungai Cikapundung ambrol sepanjang hampir 50 meter dengan kedalaman sekitar lima meter.

Beruntung tak terdapat korban jiwa atau terluka.

Bambang Suhermanto (62), warga yang rumahnya ambruk, mengatakan pecahnya pipa PDAM terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu, Bambang dan keluarganya tengah berada di rumah. 

"Tidak angin tidak ada hujan, tiba-tiba terdengar suara seperti ledakan, terus keluar air besar, tingginya sekitar dua meter," ujar Bambang kepada Tribun saat ditemui di dekat rumahnya yang ambruk.

Rumah rusak akibat jebolnya pipa PDAM di Jalan Cibangkong Lor, RT 01 RW 05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (5/6/2024).
Rumah rusak akibat jebolnya pipa PDAM di Jalan Cibangkong Lor, RT 01 RW 05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (5/6/2024). (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Suara ledakan, kata Bambang, terdengar dua kali. Jarak ledakan pertama dan kedua berdekatan. Namun, Bambang tidak mengingat secara pasti berapa waktunya.

"Tidak ingat, saya sama keluarga sudah panik, langsung keluar. Pas ledakan kedua itu rumah saya sama rumah Ibu Sri langsung ambruk. Jadi, suaranya yang kedua itu seperti suara mesin gitu, terus meledak lagi," katanya.

Air yang menyembur dari pipa usai ledakan  menggenangi sejumlah rumah warga.

Baca juga: Belum Diketahui Penyebab Pecahnya Pipa PDAM di Kiaracondong, 90 Ribu Warga Bandung Krisis Air 4 Hari

"Lumayan tinggi, gede juga, banjir sampai ke kali. Rumah warga juga kebanjiran," ujarnya.

Bambang mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

"Hanya baju yang dipakai saja, di rumah ada laptop, emas perhiasan sama uang masjid, istri saya bendahara, lupa berapa jumlahnya," ujarnya.

Bambang mengatakan, bersama istri dan dua anaknya, mereka akan mengungsi di rumah saudara istrinya yang tak jauh dari rumahnya. 

"Sementara di rumah saudara istri saya dulu, saya tidak berani meninggalkan rumah karena banyak barang berharga," katanya.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Dian Rudianto mengatakan, berdasarkan hasil pendataan sementara, total ada 77 Kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved