Sabtu, 16 Mei 2026

8 Ekor Domba di Rajadesa Ciamis Mati di Kandang, Diduga Mendapat Serangan Hewan Buas

Delapan ekor domba di Rajadesa Ciamis mati dengan luka di leher dan bagian perutnya. Diduga akibat serangan hewan buas.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Januar Pribadi Hamel
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
Diduga akibat serangan hewan buas, delapan ekor domba di Rajadesa Ciamis mati dengan luka di leher dan bagian perutnya. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Delapan ekor domba di Rajadesa Ciamis mati dengan luka di leher dan bagian perutnya. Diduga akibat serangan hewan buas.

Domba-domba tersebut mati di dalam kandang, diketahui domba tersebut merupakan milik Pemerintah Rajadesa dalam program ketahanan pangan yang lokasi kandangnya berada di Blok Bukit Samida, RT 04/ 05, Dusun Jagamulya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis.

Warga setempat menduga, domba tersebut dilukai hingga mati akibat serangan hewan buas seperti anjing hutan atau srigala liar yang keluar dari hutan.

Baca juga: Update Kebakaran Gunung Jayanti Sukabumi, Warga Takut Api dan Hewan Buas Menyerbu ke Permukiman

Tata Priatna, Sekertaris Desa Rajadesa, membenarkan adanya kejadian yang menimpa 8 ekor ternak kambing milik Pemdes Rajadesa yang dikelola oleh warga melalui program ketahanan pangan itu mati pada Kamis 30 Mei 2024 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB.

"Kambing yang mati itu merupakan investasi penguatan ekonomi warga melalui program ketahanan pangan 2023 - 2024 yang di pelihara oleh warga. Hewan peliharaan itu mengalami luka rata - rata di bagian perut dan leher. Atas adanya kejadian ini kami sudah melaporkan ke pihak dinas terkait dan 8 ekor domba tersebut sudah dikubur," paparnya, Rabu (5/6/2024).

Setelah adanya peristiwa tersebut, tentunya warga setempat merasakan kekhawatiran atas serangan hewan buas kepada hewan peliharaan mereka.

Baca juga: Hukum Patungan Kambing atau Domba untuk Kurban Idul Adha 2024, Bolehkah? Berikut Penjelasannya

Sementara itu, Kepala Desa Rajadesa H.Yayat mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut kini pihak Pemdes Rajadesa akan berkordinasi dengan pihak Polsek dan Koramil Rajadesa untuk memburu anjing liar tersebut.

"Kami belum mendapat laporan berapa jumlah anjing liar yang menyerang ternak domba tersebut. Kami akan secepatnya melakukan upaya untuk memburu anjing tersebut sebelum ada korban ternak domba milik warga berikutnya," jelasnya.

Dia berharap, dari pihak Perbakin serta Polsek dan Koramil bisa segera turun tangan untuk memburu anjing liar tersebut supaya tidak membuat khawatir warga. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved