Berita Viral
Viral, Petugas Kebersihan Diduga Rekam Warga Mandi di Toilet GBK, Sembunyi di Ruang Disabilitas
Kasus petugas kebersihan diduga merekam warga mandi di toilet area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, beredar viral di media sosial.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Kasus petugas kebersihan diduga merekam warga mandi di toilet area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, beredar viral di media sosial.
Kabar ini tersebar setelah seorang pengguna TikTok @ebb_sr membagikan melalui akunnya.
Ia mengungkapkan, peristiwa ini terjadi di toliet perempuan GBK pada, Rabu (29/5/2024) sekitar pukul 08.10 WIB.
"Hati-hati banget kalau lagi mandi di tempat umum, toilet ini tuh sering banget ada di TikTok berseliweran untuk mandi gratis di GBK," tuturnya dalam video.
"Tapi yang namanya tempat umum pasti ada aja orang yang jail," tambahnya.
Baca juga: Viral Video Nenek Ditandu Warga di Ponorogo Demi Berobat, Pemdes Tak Berani Perbaiki Jalan Rusak
Hingga artikel ini ditulis, Jumat (31/5/2024), video tersebut telah dilihat sebanyak 1,4 juta kali.
Sejumlah warganet pun mengecam aksi petugas kebersihan itu apabila terbukti merekam perempuan mandi secara diam-diam.
Lantas, seperti apa peristiwa selengkapnya?
Kronologi Kejadian
Dilansir dari Kompas.com, peristiwa ini bermula ketika saksi berinisial RV (39) memergoki adanya ponsel tepat di atas bilik salah satu kamar mandi yang di dalamnya terdapat korban.
Posisinya, RV saat itu sedang memakai kerudung di depan cermin.
"Saya tuh langsung reflek, 'kok ada handphone di atas sana?'. Saya langsung refleks teriak kayak gitu," kata RV, Jumat (31/5/2024).
"Pas saya balik badan, itu ponsel langsung kayak ditarik sama orangnya," tambahnya.
Melihat kejadian itu, RV bersama saksi lainnya langsung ke luar area kamar mandi dan mencari tahu keberadaan pelaku agar tidak melarikan diri.
RV menuturkan, kamar mandi perempuan itu berdampingan dengan toilet disabilitas sehingga ia mencari pelaku di sana.
"Saya bilang, 'mbak, ini ruangan ini, kayaknya dari sini'. Nah, kita coba buka kan. Tapi, posisinya terkunci," ujar RV.
"Kita teriak-teriak, 'keluar kamu! Keluar enggak sekarang!', gitu," lanjutnya.
Sempat diteriaki, pelaku tidak kunjung keluar dari tempat persembunyiannya.
Baca juga: Keluarga Vina di Cirebon Dikunjungi Komnas HAM, Dalami Trauma Pasca-Kasus Viral
Sementara, RV melihat bayangan pria sedang memegang ponsel dari ventilasi pintu kamar mandi disabilitas.
Karena terdesak, pelaku pun memberikan ponselnya.
"Kan itu pintunya memang berventilasi gitu. Jadi, dia (pelaku) memberikan handphone-nya dari dalam ke luar gitu," beber RV.
"Posisi handphone-nya pada saat itu pakai password. 'Berapa password kamu?'. Nah, dia sebut. Pas sudah dibuka, enggak ada apa-apa di situ," imbuhnya.
Kemudian, RV dan saksi lainnya itu mendesak korban agar segera keluar dari tempat persembunyiannya.
Kendati demikian, petugas kebersihan itu mengelak jika dirinya mengintip dan merekam korban.
Karena tidak percaya, saksi dan korban langsung menanyakan keberadaan pelaku di toilet disabilitas dengan posisi terkunci dari dalam.
"Pertama, dia bilang sedang membersihkan toilet. Ya kita tanya balik, 'Kalau bersihkan toilet, kenapa toiletnya kamu kunci? Di mana-mana, kalau cleaning service bersihkan toilet, pasti toiletnya dibuka'," papar RV.
"Terus dia bilang, 'saya itu lagi ngaso (istirahat), 'kalau lagi ngaso, ngapain di dalam kamar mandi? Kenapa tidak di dekat musala yang ada bangku panjang?’," lanjutnya.
Salah satu saksi langsung mencari keberadaan petugas keamanan terdekat untuk melaporkan peristiwa ini.
"Begitu sekuriti datang, karena saya hari itu sedang buru-buru ada rapat penting di kantor jam 09.00 WIB, saya langsung pergi," ujar RV.
Sementara, sekuriti, korban dan saksi lain langsung membawa pelaku ke Polsek Tanah Abang.
Namun, RV menyesalkan karena tidak mengikuti proses ini sampai selesai. Sebab, korban tidak bisa membuat laporan polisi karena kekurangan saksi mata.
"Berita yang beredar itu adalah karena korban tidak mau bikin laporan, jadi si oknum tidak bisa dikenakan sanksi hukum," ungkapnya.
"Padahal, kondisinya pada saat itu karena tidak ada saya, si saksi yang melihat. Bukan mereka korban tidak bikin laporan, tapi karena tidak bisa laporan karena kurang saksi," tegasnya.
RV sendiri mengaku telah dihubungi oleh manajemen GBK untuk meminta maaf.
Sedangkan, petugas kebersihan yang mengintip korban ini dikabarkan langsung diberhentikan.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petugas Kebersihan Diduga Rekam Perempuan yang Sedang Mandi di Toilet GBK".
(Tribunjabar.id/Rheina) (Kompas.com/Baharudil Al Farisi)
Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.
Sosok Gus Irfan Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama yang Disebut-sebut Bakal Jadi Menteri Haji dan Umrah |
![]() |
---|
Viral Kisah Kocak Ojol Karimun Kepri Terima Pesanan Martabak ke Madiun, Sempat Bingung Cari Alamat |
![]() |
---|
Viral Klinik Kecantikan Kebanjiran Pasien Minta Ubah Wajah Mirip Filter seperti di Sosial Media |
![]() |
---|
Sosok Salsa Erwina Hutagalung, Influencer yang Tantang Debat Ahmad Sahroni, Prestasinya Mentereng |
![]() |
---|
Viral Pemilik Toko Online Curhat Barang Returan Diduga Dijual Oknum Kurir Ekspedisi, J&T Buka Suara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.