Senin, 13 April 2026

Berita Viral

Viral Video Nenek Diduga Pengemis Sembur Asap Rokok ke Pengunjung Malioboro, Dicari Satpol PP

Sebuah video memperlihatkan seorang nenek diduga pengemis menyemburkan asap rokok ke pengunjung Malioboro, Yogyakarta, beredar viral di media sosial.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video memperlihatkan seorang nenek diduga pengemis menyemburkan asap rokok ke pengunjung Malioboro, Yogyakarta, beredar viral di media sosial.

Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok @akzjskvacq, Minggu (26/5/2024).

Dalam video yang dibagikan, terlihat seorang nenek yang memakai baju hitam di tengah kerumunan wisatawan Malioboro.

Ia berjalan menghampiri satu pengunjung ke pengunjung lainnya.

Di salah satu tangan nenek tersebut terlihat memegang sebuah benda seperti rokok.

Baca juga: Viral Nenek Lumpuh Dianiaya Anak Sendiri, Diseret hingga Dipukul, Pelaku Sebut Ibunya Kesurupan

Pemilik akun mengatakan, nenek tersebut adalah pengemis yang meminta belas kasih kepada para pengunjung.

Tetapi, apabila tidak diberi, nenek tersebut akan menyemburkan asap rokok.

"Sekedar mengingatkan aja ya buat temen-temen yang lagi berlibur atau lainnya di sepanjang Jalan Malioboro, hati-hati kalau ketemu nenek ini," tulis pemilik akun.

"Dia emang kasihan tapi kalau dia minta enggak dikasih dia bakal nyembur muka kita pakai asap rokok sambil nyumpahin yang jelek-jelek. Be careful everyone, we must remain alert," lanjutnya.

Hingga artikel ini ditulis, Selasa (28/5/2024), video tersebut telah dilihat sebanyak 1,2 juta kali.

Keterangan Satpol PP

Sejak video nenek menyeburkan asap rokok ke pengunjung Malioboro itu viral, Satpol PP Kota Yogyakarta mencari keberadaannya.

Kendati demikian, pihak Satpol PP belum berhasil menemukan keberadaan pengemis tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari nenek itu.

"Sejak berita itu muncul (di medsos) Satpol PP sudah berkoordinasi dengan UPT PKCB untuk mencari (pelaku)," ujar Octo, dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/5/2024).

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved