Sempat Diduga Korban Malpraktik, Pasien di Cianjur terindikasi Suspek DBD, Ini Kata Dinkes
Yusman Faizal, menjelaskan berdasarkan hasil laporan penyidikan tertulis yang diterima sementara, DAN diduga meninggal karena ada faktor predisposisi.
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Seorang bocah warga Kabupaten Cianjur diduga menjadi korban malpraktik.
Hal ini menyebabkan bocah bernama DAN (10) meninggal dunia.
Namun Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur menyebutkan bahwa DAN diduga suspek Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, Yusman Faizal, menjelaskan berdasarkan hasil laporan penyidikan tertulis yang diterima sementara, DAN diduga meninggal karena ada faktor predisposisi.
"Dalam kajian yang diterima dari Puskesmas Sindangbarang secara terulis, terdapat diagnosa dugaan atau suspek DBB," ujar Yusman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (28/5/2024).
Sehingga dalam laporan yang diterima tersebut, DAN diduga meninggal dunia karena ada faktor predisposisi yang menyebabkan terjadinya syok dalam kasus DBD.
"Masih dugaan DBD. Namun, hal itu harus dipertegas dengan hasil diagnosis dari dokter forensik. Terkait dengan riwayat penyakit, kita belum mengkaji kearah sana, tapi DAN ini memang tubuhnya agak gemuk," kata Yusman.
Selain itu Yusman mengatakan, dalam laporang sementara penaganan yang dilakukan terhadap pasein tersebut telah sesuai dengan Standar Operasional Prosdur (SOP).
"Apa yang mereka lakukan sudah seusai dengan prosedur. Malah jika tidak memberikan obat melalui infusan itu justru akan salah. Pemberian obat harus sesuai dengan gejala yang timbul," ucapnya.
Yusman mengatakan, pasien tersebut dibawa orangtuanya ke Puskesmas diduga sudah mengalami demam selama tiga hari.
"Intinya kita akan menunggu hasil diagnosa forensik dalam kasus dugaan malpraktik di Puskesmas Sindangbarang tersebut, dan akan mengikuti semua proses hukum yang berlaku," katanya. (*)
Usai Aksi Unjuk Rasa Diwarnai Bentrok, Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Meninjau dan Foto Bersama |
![]() |
---|
Massa Aksi di Cianjur Dipukul Mundur Hingga Jalan Dr Muwardi, Aparat Tetap Bersiaga |
![]() |
---|
Pukul Mundur Pengunjuk Rasa Pakai Gas Air Mata, Ratusan Aparat Siaga di Depan Gedung DPRD Cianjur |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Aksi Demo di Cianjur Mulai Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata |
![]() |
---|
Belasan Remaja yang Hendak Ikut Aksi di Gedung DPRD Cianjur Diamankan Aparat Gabungan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.