Pilgub Jabar 2024

Dede Yusuf Menolak Diusulkan Maju di Pilgub, Mantan Wagub Jabar 2008-2013 Ungkap Alasannya

Jika maju di pilkada, Dede harus mundur sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI juga dari jabatannya sebagai caleg terpilih.

TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Dokumentasi--- Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Efendi, di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/3/2024). 

TRIBUNJABAR.ID - Kontestasi Pemilihan Gubernu Jawa Barat 2024 memang belum sepanas pemilihan kepala daerah tingkat kabupaten kota.

Namun begitu sejumlah nama top sudah mulai bermunculan untuk meramaikan Pilgub Jabar 2024.

Salah satu nama yang diusulkan maju adalah anggota DPR RI dari fraksi Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi.

Namun demikian, ternyata Dede Yusuf sendiri menolak diusulkan maju menjadi kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2024.

Alasannya, karena syarat maju di pilkada harus mundur dari anggota DPR RI.

"Memang nama saya dimajukan untuk beberapa Pilkada, DKI dan Jawa Barat. Tetapi kemarin hasil Komisi II dengan KPU mengatakan bahwa caleg terpilih harus mundur," kata Dede Yusuf saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5/2024).

Jika maju di pilkada, maka Dede harus mundur sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Kemudian Dede Yusuf juga harus mundur dari jabatannya sebagai caleg DPR RI terpilih periode 2024-2029.

"Nanti hilang semua dong. Jadi itu yang membuat saya pikir mungkin ada orang yang lebih baik dari saya," 

"Dengan kondisi begini tidak (mau maju), bukan sebuah opsi yang baik bagi saya atau menguntungkan bagi saya,"  

Alih-alih, Dede menyerahkan kepada kader Demokrat lainnya untuk maju di Pilkada Serentak 2024.

Menurut putra Aktris Rahayu Effendi, partai pasti akan mengusulkan calon-calon atau kader-kader terbaik mereka.

"Saya termasuk salah satu dari yang namanya diusulkan, tapi kan tadi saya juga harus berhitung dong pada diri saya sendiri mundur semuanya, kalau mundur semuanya masuk ke area yang kita belum tentu juga," katanya.

Sebelumnya, Partai Demokrat menyatakan telah menyiapkan nama Dede Yusuf untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024.

Dede Yusuf merupakan kader dari Partai e Demokrat. 

Dede Yusuf Miliki Potensi

Terpisah, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) sekaligus Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyatakan pihaknya akan menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik untuk melihat potensi Dede Yusuf.

"Tentu kami komunikasinya, tentu terus kami jalin, siapapun. Tapi tetap saja kami melihat situasi juga. Kita kan mau memunculkan ke publik," kata Herzaky kepada awak media, Jumat (19/4/2024).

Dede Yusuf yang mantan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013, memiliki potensi untuk memimpin Jakarta.

Dede Yusuf juga dianggap memiliki rekam jejak yang baik dan loyalitas yang tinggi.

"Bagaimana Kang Dede ini punya potensi, setiap kader-kader yang kami munculkan ke publik itu pasti punya potensi. Misalnya dia kan salah satu yang tingkat pemilihnya tertinggi di Jawa Barat," 

"Lalu secara keterkenalan juga tinggi, rekam jejak juga bagus, loyalitas juga bagus. Kan begitu," tutur Herzaky.

Meski demikian, Herzaky menyebut, pihaknya masih perlu melihat kondisi dan dinamika politik ke depan terkait persaiangan Pilgub Jakarta tersebut.

Sebab, perebutan kursi orang nomor satu untuk Provinsi Daerah Khusus Jakarta merupakan kondisi yang cair dan sulit untuk diprediksi.

"Kita lihat juga nanti, cermati dalam beberapa waktu ke depan, bagaimana dengan hasil surveinya, lalu bagaimana dinamika, ini kan kita lihat nih siapa yang akan maju," katanya.

Terkait hal ini, kata Herzaky, pihaknya akan terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya.

Tak hanya itu, upaya untuk survei demi melihat potensi Dede ke depan juga akan dilakukan Partai Demokrat. (*) 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved