Jumat, 10 April 2026

Ibadah Haji 2024

Jemaah Haji Diminta Waspadai Cuaca Panas di Arab Saudi: Jangan Banyak Bepergian dan Belanja

Ace Hasan Syadzil mengatakan, penting bagi jemaah untuk menjaga kesehatan dan menyiapkan stamina prima untuk menjalani rangkaian ibadah haji.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, saat memimpin Kunjungan Spesifik (Kunsfik) ke UPT Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran, Margajaya, Kota Bekasi, Rabu (15/5/2024). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ibadah haji tahun ini berlangsung saat musim panas dengan suhu udara antara 45 sampai 50 derajat.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily saat memimpin Kunjungan Spesifik (Kunsfik) ke UPT Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran, Margajaya, Kota Bekasi, Rabu (15/5/2024).

Ace mengatakan, penting bagi jemaah untuk menjaga kesehatan dan menyiapkan stamina prima untuk menjalani rangkaian ibadah haji.

"Kami berpesan kepada Bapak dan Ibu sekalian, fokus ibadah. Terutama di Makkah. Jaga stamina dan kesehatan," ujar Ace.

Puncak haji, kata dia, adalah saat di Arafah, Mina, dan Muzdalifah.

Jemaah haji fokus beribadah pada tanggal 9, 10, 11, dan 12 Zulhijah.

Dari sekarang, kata Ace, jemaah harus menjaga stamina, terutama selama di Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

"Jangan karena puncak haji masih jauh, bepergian dan belanja. Jika itu yang dilakukan, akan kelelahan sebelum puncak haji tiba. Karena itu, lebih baik fokus ibadah," katanya.

Pada kesempatan itu, Ace juga meminta petugas haji harus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, selama melaksanakan ibadah haji.

"Kami dari Komisi VIII DPR RI akan mengawasi kinerja penyelenggaraan ibadah haji tahun ini termasuk para petugas haji agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Menurut Ace, para petugas haji harus mengutamakan jemaah haji dan menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.

"Bila ada jamaah haji orang tua yang membutuhkan bantuan, anggaplah itu orang tua kita. Bila jemaah haji itu sebaya, anggaplah saudara kita,” katanya.

Tahun ini, kata dia, jemaah haji yang berangkat dari Indonesia berjumlah 241.000 orang karena Indonesia mendapat kuota haji tambahan sebanyak 20.000 orang.

Kuota 241.000 orang itu terbagi dalam alokasi kuota Haji Reguler sebanyak 213.320 orang dan kuota Haji Khusus sebanyak 27.680 orang. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved