Jumat, 10 April 2026

Cerita Pedestrian Hunter Braga, Juru Foto yang Makin Ramai Setelah Program Bebas Kendaraan Hadir

Koordinator PH Braga, Guntur Priyo, mengatakan PH Braga  komunitas fotografer sejak 2020 kini anggotanya ada 26 orang  dari berbagai macam latar.

Penulis: Tiah SM | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Tiah SM
Pengunjung sedang memanfaatkan jasa fotografer dari komunitas PH Braga di Jalan Braga, Sabtu (11/5/2024). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelaksanaan program Braga Beken (Braga Bebas Kendaraan) pada minggu kedua terpantau makin ramai.

Kawasan pusat kota ini semakin ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar kota Bandung. 

Seperti yang terpantau TribunJabar, Sabtu (11/5/2024) sejak pagi buta ratusan warga sudah antusias beraktivitas.  Semakin siang apalagi sore dan malam semakin padat pengunjung. 

Braga banyak dikunjungi karena banyak gedung bersejarah dan banyak banyak macam kuliner serta penampilan seni budaya.

Tak hanya itu, pengunjung  bisa mengabadikan kenangan dengan manfaatkan jasa foto.  Berfoto sendiri menggunakan handphone bisa, namun jika ingin hasil fotonya cantik bisa memanfaatkan jasa foto yang ada di sepanjang Braga.

Harganya cukup murah cukup Rp5.000 sudah dapat satu foto hasil jepretan komunitas fotografer PH (Pedestrian Hunter) Braga.

Wisatawan akan dipotong beberapa pose dan tinggal pilih mana yang terpakai  itu yang dibayar Rp5 ribu setiap foto.

Walau dipotong 30 kali tapi yang terpakai lima itulah yang dibayar 5 kali Rp 5 ribu. Foto yang dihasilkan dijamin bagus dan tampak profesional.

Koordinator PH Braga, Guntur Priyo, mengatakan PH Braga  komunitas fotografer sejak 2020 kini anggotanya ada 26 orang  dari berbagai macam latar belakang.

"Komunitas kamu resmi tercatat di Dinas Pariwisata dan Polrestabes Bandung, " ujar Guntur di Jalan Braga,  Sabtu (11/05/2024).

Menurut Guntur anggotanya semua memiliki keahlian fotografer walau profesi berbagai macam, ada fotografer wedding, foto dokumentasi, jurnalis juga ada, hingga karyawan perusahaan. 

"Kami juga bisa dipanggil acara apapu, tapi yang jelas jadwal di Braga dari pagi sampai malam," ujarnya.

Adanya Braga Beken,  jelas membawa keuntungan karena yang menggunakan jasa foto lebih banyak dibandingkan hari biasa .

Beragam pengalaman dialami Guntur, ada yang menyenangkan jika pengunjung jasa tidak rewel.

"Sampai difoto 100 kali dibayar semua,  tapi ada juga sudah difoto puluhan kali tapi tidak berkenan dan batal bayar, tapi itu hanya sekali saja rata rata senang dan puas membayar," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved