Ketua DPD Golkar Jabar Tegaskan Kepala Daerah Juga Harus Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Kader partai Golkar yang menjadi kepala daerah dan anggota DPR harus memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kader partai Golkar yang menjadi kepala daerah dan anggota DPR harus memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji.
Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar), Tubagus Ace Hasan Syadzily, saat menerima kunjungan Pimpinan Wilayah Jam’iyyatul Qurro’ Wal Huffadz (PW-JQH) Nahdlatul Ulama (NU) Jabar di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Minggu (5/5/2024).
Ace mengatakan, Golkar Jabar bersama para ulama, kiai pondok pesantren, termasuk para guru ngaji telah menjalin sinergitas dalam membangun bangsa selama ini.
Menurutnya, memperjuangkan aspirasi para ulama dan guru ngaji bukan tanggung jawab pemerintah pusat saja. Tetapi juga harus menjadi perhatian para kepala daerah mulai gubernur hingga bupati/wali kota.
“Di Jabar, misalnya, telah mendorong fraksi di DPRD Provinsi Jabar untuk memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji ini. Bahkan di pengujung akhir pemerintahan Pak Gubernur Ridwan Kamil yang juga kader Golkar, upaya itu telah kita wujudkan,” ujar Ace.
Baca juga: Pengamat Soal Pilgub Jabar, Peluang Koalisi Golkar dengan PDIP dan Gerindra Lebih Memungkinkan
Selain itu juga memperhatikan aspirasi para ulama dan meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji juga merupakan amanah dari Ketua umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
“Kita tentu sangat menyambut baik kunjungan dan silaturahmi dari PW JQH NU Jabar ini. Semoga nanti berbagai program JQH juga bisa melibatkan struktural organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berafiliasi dengan Partai Golkar seperti Pengajian Al-Hidayah dan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) dan lain-lain,” katanya
Ace pun berpesan kiranya para ulama bisa terus membimbing dan bersama Partai Golkar dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Baca juga: Hasil Pileg 2024, Inilah 30 Anggota DPRD Kota Banjar Terpilih Periode 2024-2029, Golkar Terbanyak
Menurutnya, memperjuangkan aspirasi para ulama dan guru ngaji tersebut sedianya harus bisa menjadi gerakan politik.
Oleh karena itu ia berharap para kiai dan ulama juga dapat membantu kepala-kepala daerah dari Partai Golkar di seluruh Jawa Barat.
“Mohon nanti Kang Emil (Ridwan Kamil) agar bisa di-back up kembali oleh para kiai untuk menjadi gubernur Jawa Barat selanjutnya. Supaya kita bisa terus memperjuangkan umat, sehingga eksekutifnya dapat kita dorong legislatifnya juga kita dorong,” ucapnya. (*)
| Bayar Pajak Kendaraan Cukup Lewat Whatsapp, DPRD Jabar Sambut Baik Inovasi Bapenda |
|
|---|
| KDM Sebut Milangkala Tatar Sunda Dongkrak Ekonomi dan Bangkitkan Spirit Warga Jabar |
|
|---|
| KDM Didampingi Bupati Dony Kembalikan Mahkota Binokasih ke Karaton Sumedang Larang |
|
|---|
| Respons Pidato Misbakhun, Yomanius Untung Minta Kader SOKSI Perkuat Kualitas Kaderisasi |
|
|---|
| Jadwal SPMB Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, Kuota 21 Ribu Siswa baru dan Tanpa Sistem Zonasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Partai-Golkar-Jawa-Barat-Jabar-saat-menerima-kunjungan.jpg)