Hari Pertama UTBK-SNBT di Unpad Jatinangor, Satu Orang Kehilangan Hak Ikut Ujian
UTBK SNBT di Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, berlangsung lancar, meski ada sedikit kendala teknis.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana dari Sumedang
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) di Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, berlangsung lancar, meski ada sedikit kendala teknis.
Ujian dilaksakanan di Kampus Unpad Jatinangor dan mitranya, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.
Pada hari pertama ujian, Selasa (30/4/2024), sebanyak 99 persen peserta hadir.
Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menjelaskan, ada satu peserta yang tidak bisa mengikuti ujian lantaran terlambat.
"Terlambat dua jam. Ujian pukul 07.00 dimulai, seorang peserta datang pukul 09.00," kata Dandi di Gedung Kandaga Kampus Unpad Jatinangor, Selasa.
Baca juga: Ini yang Harus Diperhatikan Peserta UTBK-SNBT Unpad 2024 untuk Meminimalisir Risiko Gagal
Akibat keterlambatan itu, peserta tersebut kehilangan haknya untuk mengikuti ujian. Keterlambatan memang ditoleransi jika dalam hitungan menit.
"Peserta yang lainnya, alhamdulillah datang tepat waktu," katanya.
Baca juga: 10.321 Peserta Bakal Ikuti UTBK-SNBT UNPAD 2024, Digelar di Dua Kampus Ini
Di Kampus Unpad Jatinangor, ada 492 peserta yang hadir mengikuti UTBK-SNBT. Sedangkan di Kampus UIN ada 392 yang hadir.
"Lalu permasalahan mungkin di hari pertama ada di teknis, tapi bukan hanya di Unpad, tetapi di tempat lain juga ternyata mengalami," katanya. (*)
Kebakaran di Sumedang, si Jago Merah Lalap Kandang Ayam, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah |
![]() |
---|
PSM Unpad Wakili Indonesia di Ajang Paduan Suara Italia |
![]() |
---|
Wujudkan Layanan Andal, PLN UP3 Sumedang Intensifkan Pemangkasan Pohon di Sekitar Jaringan Listrik |
![]() |
---|
Baznas RI Ganjar Penghargaan ke Pemkab Sumedang, Prestasi Pengelolaan Zakat |
![]() |
---|
40 Persen Bangunan Sekolah di Sumedang Rusak, Perbaikan Butuh Dana Rp 320 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.