Sabtu, 11 April 2026

Gempa Bumi di Garut

Warga Bekasi dan Bandung Sempat Takut Kembali ke Dalam Rumah

"Banyak warga keluar, diam dulu di luar karena khawatir ada gempa susulan,"

BMKG
Peta gempa yang terjadi di Garut, Sabtu (27/4/2024) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gempa bumi dengan Magnitudo 6.5 yang terjadi pada Sabtu (27/4/2024) menjelang tengah malam pukul 23:29:47 WIB, dirasakan kuat sampai Bandung dan Bekasi. 


BMKG merilis gempa tersebut berlokasi di Samudra Hindia 151 km Barat Daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 km.


Warga Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Asep Muhammad, mengatakan gempa tersebut sangat mengejutkan karena terasa begitu kencang dan dalam waktu yang cukup lama.


"Banyak warga keluar, diam dulu di luar karena khawatir ada gempa susulan," ujarnya.

Baca juga: Wisatawan di Pangandaran Panik, Aliran Listrik Mati


Selain di Bandung, gempa pun terasa kuat di Kabupaten Bekasi. Contohnya di sebuah hotel di kawasan Cikarang Selatan, para penghuni kamar hotel berlarian keluar gedung saat gempa terjadi.


"Saya merasakan gempa saat sedang tidur, langsung terbangun. Refleks membawa keluarga lari keluar lewat tangga darurat. Padahal saya di lantai tiga," kata Teguh, salah satu pengunjung hotel tersebut.


Ia mengatakan khawatir terjadi gempa susulan dan memilih berdiam di luar gedung bersama pengunjung hotel lainnya. Ia pun memastikan tidak ada kerusakan bangunan di sekelilingnya.


Sepelum gempa menjelang tengah malam ini terjadi, terdapat dua gempa pada hari yang sama yang terjadi sebelumnya. Pertama pada pukul 15:27:12 WIB. Hasil analiss BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M 4,8, berlokasi di laut pada jarak 58 km Barat Daya Sumur, Banten, pada kedalaman 10 km.  

Baca juga: Gempa Bumi Terkini, Terjadi di Garut, Warga Pangandaran Berlarian Keluar Rumah


Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Bawah Laut. Gempa ini dirasakan di Tangerang, Bogor, Sukabumi, dan Jakarta.


Hingga pukul 16:05 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan yaitu pada pukul 15:47 WIB dengan kekuatan M=3.3.


Kemudian pukul 20:22:59 WIB, gempa bumi berkekuatan M=3.1 terjadi di 12 km Timur Laut Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 5 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang. 


Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Cianjur dan Sukabumi dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved