Berita Viral
Viral, Video Ibu-ibu "Botram" Makan Lesehan di Bandara Changi Singapura, Simak Aturannya
Sebuah video menayangkan aksi ibu-ibu yang diduga dari Indonesia makan lesehan di Bandara Internasional Changi Singapura, beredar viral.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video menayangkan aksi ibu-ibu yang diduga berasal dari Indonesia makan lesehan di Bandara Internasional Changi Singapura, beredar viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @rikooktasetiawan pada Sabtu Minggu (15/4/2024).
"Melestarikan budaya di manapun tempatnya, lesehan sambil botram at this place?" tertulis dalam video tersebut.
Adapun, botram adalah istilah yang menggambarkan makan bersama di sebuah tempat dalam Bahasa Sunda.
Dalam videonya, terlihat sekumpulan ibu-ibu yang sedang makan lesehan di salah satu spot di Bandara Internasional Changi.
Baca juga: Viral Jalan Desa di Salopa Tasikmalaya Dipasang Portal dan Tarif untuk Lewat, Tuai Pro Kontra
Tepatnya, berada di dekat air terjun Rain Vortex Jewel yang menjadi salah satu spot populer di Bandara Internasional Changi.
Ibu-ibu itu menyantap beberapa hidangan yang disimpan dari beberapa kantong dan wadang plastik.
Dari kejauhan terlihat lalaban seperti timun dan sambal di antara makanan yang disantap.
Sementara, pengunjung lainnya berlalu-lalang di antara mereka.
Hingga artikel ini ditulis, Selasa (16/4/2024), video tersebut telah dilihat sebanyak 1,3 juta kali.
Lantas seperti apa aturan makan di Bandara Internasional Changi?
Penjelasan KBRI Singapura
Dikutip dari Kompas.com, Minister Counsellor Departemen Protocol and Consular Affairs KBRI Singapura, Yosep Triangunga Tutu, membenarkan video itu diambil di Bandara Internasional Changi, Singapura.
"Dari unggahan tersebut, lokasinya sepengenalan saya di air terjun Rain Vortex Jewel, Changi Airport," ujarnya, Selasa (16/4/2024).
Yosep mengatakan, area air terjun dalam ruangan itu memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri di Bandara Changi karena desainnya yang futuristik.
Bandara ini sendiri memiliki area yang berbayar dan tidak berbayar.
Area yang berbayar contohnya Canopy Park, Hedge Maze, Mirror Maze, Changi Experience Studio+, serta Walking dan Bouncing Net.
Untuk masuk ke area ini, pengunjung harus membayar biaya masuk yang bervariasi.
Biaya masuk area berbayar dapat mencapai 71 dolar Singapura (Rp840.715) untuk orang dewasa dan 50 dolar Singapura (Rp592.053) untuk anak-anak.
Baca juga: Viral TikToker Galih Loss Disorot karena Konten Prank Dinilai Ganggu Orang Kerja, Teriaki Ojol Begal
Sementara, area yang gratis antara lain Butterfly Garden, Enchanted Garden, HSBC Rain Vortex, Entertainment Corner, Movie Theater, Singapore Tour, Snooze Lounge, dan Skytrain.
Yosep menyebut, masyarakat umum dapat mengunjungi Bandara Changi tanpa perlu menjadi pengguna bandara atau penumpang pesawat.
"Pengunjung ada yang datang berkelompok, berpiknik menikmati hutan tropis dan air terjun buatan tersebut," tambah dia.
Boleh makan di Bandara Changi
Lebih lanjut, Yosep menjelaskan, masyarakat umum memang bisa mengunjungi Bandara Internasional Changi.
Terlebih, bandara itu memang dibangun pemerintah sebagai ruang publik.
"Bandara Changi didesain tidak hanya sebagai kawasan transportasi udara, tapi juga belanja seperti toko dan supermarket, makan minum restoran, dan piknik keluarga," tambah dia.
Pada hari libur, lanjutnya, area bandara bahkan akan lebih padat karena didatangi warga yang sengaja ke Changi bukan untuk "terbang".
Mereka sengaja ke Bandara Changi untuk sekadar makan minum, belanja, dan piknik keluarga.
Menurut Yosep, pengunjung juga diperbolehkan makan di area Bandara Internasional Changi Singapura.
"Tidak ada larangan makan dan minum ringan sepengetahuan saya," katanya.
Meski begitu, dia menyebut makan dan minum di ruang publik Singapura sangat ketat aturannya.
Pengelola memberlakukan ketentuan bagi orang-orang yang berada di ruang publik Singapura, termasuk Bandara Changi.
Masyarakat dilarang membuang sampah sembarangan agar tidak mengotori lingkungan sekitar setelah makan.
Ini agar kegiatan pengunjung tidak mengganggu pengunjung lain.
Sementara itu, informasi seputar fasilitas, atraksi, dan layanan pembelian tiket area berbayar Bandara Internasional Changi Singapura dapat diakses melalui situs resminya di link jewelchangiairport.com.
(Tribunjabar.id/Rheina) (Kompas.com/Erwina Rachmi Puspapertiwi)
Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.
Viral Pemilik Toko Online Curhat Barang Returan Diduga Dijual Oknum Kurir Ekspedisi, J&T Buka Suara |
![]() |
---|
Viral, Restoran Mie Gacoan Digeruduk Polisi Cari Pendemo DPR saat Ricuh, Karyawan & Pelanggan Kesal |
![]() |
---|
Sosok Moh Zaini, Pria yang Rela Bayar Rp2,5 Juta Demi Rasakan Naik Keranda, Tubuh Dibalut Kain Kafan |
![]() |
---|
Nasib Lurah Manggarai Selatan Dikira Anggota DPR, Sidik Diamuk Massa Demo hingga Rugi Rp 60 Juta |
![]() |
---|
Viral Warga Serang Rumah Terduga Penculik Anak di Susukan Cirebon, Bambu 'Melayang' ke Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.