Dua Tokoh Ini Daftar Cabup Sukabumi ke Demokrat, Sama-sama Pernah Duduki Jabatan Sekda
Ada hal menarik dari dua tokoh yang mendaftar Cabup Sukabumi melalui Partai Demokrat ini.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dua tokoh di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah mendaftarkan diri sebagai calon bupati (Cabup) di Pilkada 2024 ke Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi.
Dua tokoh itu adalah Zainul yang merupakan mantan Sekda Kabupaten Sukabumi pada tahun 2020, saat itu Zainul menjadi Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Sukabumi.
Satu tokoh lain merupakan Iyos Somantri, Iyos adalah Wakil Bupati Sukabumi (Aktif) periode 2021 - 2025, Iyos saat ini menjadi Wakil dari Bupati Sukabumi, Marwan Hamami yang diketahui merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi.
Ada hal menarik dari dua tokoh yang mendaftar Cabup Sukabumi melalui Partai Demokrat ini.
Baca juga: Daftar Nama Calon dari Golkar di Pilkada 2024, Ridwan Kamil di Jabar, Survei Sudah di Atas 50 Persen
Diketahui, pada tahun 2020 silam, Zainul menjadi Penjabat Sekda Kabupaten Sukabumi menggantikan Iyos Somantri.
Saat itu, Iyos Somantri mundur dari jabatannya sebagai Sekda karena maju di Pilkada 2020, Iyos saat itu menjadi Wakil dari Marwan Hamami dan berhasil menang.
Sebelum menjadi Penjabat Sekda Kabupaten Sukabumi tahun 2020, Zainul merupakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Pendaftaran kedua tokoh ini diungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Iman Adinugraha, dalam acara syukuran dan buka puasa bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi.
"Pembukaan mulai hari ini, kita ada 10 hari kedepan, yang sudah konfirmasi tadi malam pak Iyos Somantri, dia menyatakan daftar ke Partai Demokrat dan pak Zainul," ujar Iman Adinugraha kepada awak media di Teras Muara, Minggu (7/4/2024) sore.
Iman menjelaskan, DPC Partai Demokrat membuka ruang bagi siapa pun yang akan mendaftar cabup atau cawabup di Pilkada 2024.
"Nanti kita akan seleksi, tentu nanti akan disesuaikan dengan hasil survey, siapa saja, kita akan berkoalisi dengan siapa, partai Demokrat pasti harus berkoalisi. Tapi kita akan menjaring dulu calon-calonnya, insya allah 10 hari kedepan kita akan tahu siapa calon yang akan kita usung," jelasnya.
Baca juga: Jelang Pilkada Tasikmalaya, PKB dan PKS Sepakat Bentuk Poros Baru, OTW Menjalin Koalisi
Iman mengaku dirinya sudah membuka komunikasi dengan beberapa partai politik untuk berkoalisi di Pilkada 2024.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua PPP, dengan Ketua PKS dan insya allah akan berkomunikasi dengan ketua-ketua partai yang lain untuk menyamakan pandangan tentang ke- Sukabumian. Mudah-mudahan kita bisa berkoalisi untuk mengusung pasangan calon bupati dan calon wakil bupati," kata Iman.*
| Perempuan Muda Pengendara Motor Jadi Korban Tabrak Lari di Sukabumi, Pelaku Sempat Berhenti |
|
|---|
| Puncak Peringatan HPN, Wabup Sukabumi Minta Pers Terus Mengawal Proses Pembangunan di Sukabumi |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bikin Bayar Pajak Kendaraan Lebih Gampang, Samsat di Sukabumi Masih Terlihat Sepi |
|
|---|
| Ambulans Adu Banteng dengan Pikap di Sukabumi gara-gara Pemotor Lawan Arah, 3 Luka |
|
|---|
| Bupati Minta Pelajar Peraih Beasiswa Darmabaktikan Ilmu Untuk Kemajuan Sukabumi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ilustrasi-Pilkada-Serentak-2024.jpg)