Mudik Lebaran 2024

Pemudik Cuma Boleh 30 Menit di Rest Area: Warga Pilih Mudik Lebih Awal

Para pemudik hanya diberikan waktu maksimal 30 menit untuk beristirahat di rest area jalan tol, saat arus mudik Lebaran 2024.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana arus kendaraan pada H-6 lebaran di jalur Pantura Cirebon, tepatnya di simpang empat Gua Sunyaragi, Kota Cirebon di momen arus mudik lebaran 2024, Kamis (4/4/2024). 

"Sedangkan jika kita bandingkan dengan lalu lintas di Jalan Tol Cipali, maka Lebaran nanti diprediksi terdapat peningkatannya sebesar 79,9 persen," kata Kepala Divisi Operasional Astra Tol Cipali, Sri Mulyo.

Sri mengatakan, saat puncak arus mudik nanti, diperkirakan akan terdapat 122 ribu unit kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa yang melewati Jalan Tol Cipali. Sedangkan di momen sebaliknya volume lalu lintas di ruas tol tersebut dapat mencapai 141 ribu unit kendaraan.

"Kami memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 akan berada di tanggal 6 April 2024, sementara puncak arus balik terjadi pada 14 April 2024," ujarnya.

Sri menyebut pengaturan rekayasa lalu lintas saat arus mudik rencananya diberlakukan memakai sistem One Way dari arah Cirebon, di KM 72 Cipali hingga KM 414 Kalikangkung selama tanggal 5-9 April 2024.

peta mudik

Jalur Selatan

Di luar tol, arus mudik juga sudah mulai terlihat di jalur selatan mulai dari Cileunyi hingga Nagreg. Meski demikian, belum terlihat adanya kepadatan. Ruas jalan Nagreg bahkan kerap masih terpantau lengang.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, memastikan, sejumlah kerusakan yang beberapa pekan lalu masih terlihat di jalur selatan, kini sudah diperbaiki, termasuk lampu-lampu penerangan jalan umum (PJU).

"Memang beberapa lampu PJU pada seminggu lalu ada beberapa yang perlu perbaikan. Insya Allah hari ini sudah siap dilalui untuk penerangan 100 persen siap pakai," kata Kusworo, di Dome Balerame, Soreang, Rabu (3/4).

Kusworo mengatakan sejumlah pos juga sudah mereka dirikan untuk memudahkan pengamanan di jalur mudik.

"Di jalur Cileunyi Nagreg ada beberapa pos yang dilewati dan utamanya adalah Pos Pelayanan di Cikaledong Nagreg, untuk melakukan CB [cara bertindak] seandainya di Limbangan itu padat. Maka akan dialihkan arusnya ke Leles Garut, begitu pula seandainya Leles padat, maka akan dialihkan ke Limbangan Garut," kata Kusworo.

Untuk CB yang mengarah ke Ciwidey, kata Kusworo, ini akan dilakukan one way sepenggal.

"Berdasarkan situasional apabila dari Soreang ke Ciwideynya padat, maka yang akan turun ke Soreang sementara di tutup dulu, untuk melancarkan arus dari Soreang menuju Ciwidey dan sebaliknya," kata Kusworo.

Di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan di jalur mudik, termasuk di ruas Jalan Cipatat-Padalarang yang kerap dilanda kemcetan karena merupakan akses jalan arteri dari luar tol. Adapun untuk mengantisipasi pasar tumpah, polisi akan bersiaga di sana sejak pukul 05.00.

Selain di Cipatat, ruas jalan di depan Pasar Tagog Padalarang juga memiliki potensi kemacetan. Untuk mengurai kemacetan, menyiagakan tim khusus.

"Kita sifatnya stand by di Pos Pam, jadi tidak ada yang pulang ke rumah. Jadi, personel hanya istirahat di situ untuk melayani masyarakat dari pagi, siang dan malam hingga pagi," ujar Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono, kemarin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved