Superball
SOSOK Emil Audero Mulyadi, Kiper Berdarah Indonesia, Catat Clean Sheet untuk Inter Milan
Emil Audero, kiper berdarah Indonesia, tampil sebagai starter pada laga pekan ke-30 Liga Italia 2023-2024 antara Inter Milan vs Empoli.
Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan
TRIBUNJABAR.ID - Emil Audero, kiper berdarah Indonesia, tampil sebagai starter pada laga pekan ke-30 Liga Italia 2023-2024 antara Inter Milan vs Empoli di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (2/4/2024) dini hari WIB.
Penjaga gawang kelahiran Mataram, NTB, Indonesia, itu masuk susunan sebelas awal Inter Milan menggantikan Yann Sommer yang terlilit cedera.
Emil Audero tuntas membalas kepercayaan yang diberikan pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi.
Laman Serie A mencatat Audero melakukan tiga penyelamatan sepanjang laga Inter vs Empoli.
Salah satu aksi paling apik Audero adalah ketika ia mementahkan tembakan jarak jauh gelandang Empoli, Razvan Marin.
Berkat aksi Audero di bawah mistar gawang, Inter bisa membekuk Empoli dua gol tanpa balas.
Kemenangan 2-0 tim beralias Il Nerazzurri (Si Hitam-Biru) atas sang tamu dari region Toscana itu dipastikan lewat gol Federico Dimarco (5') dan Alexis Sanchez (81').
Raihan hasil sempurna ini mengukuhkan posisi Inter di puncak Serie A. Mereka kembali melebarkan jarak menjadi 14 angka dari AC Milan di posisi dua.
"Ya, pertandingan yang berjalan lebih rumit dari dugaan. Kami sedikit lebih menderita dari biasanya, tapi kami bermain bagus," ujar Emil Audero, dikutip dari Tuttomercatoweb.
Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ke-31: Arsenal vs Luton, Liverpool vs Sheffield, Chelsea vs Man United
"Raihan clean sheet itu bagus, namun yang terpenting adalah menuai kemenangan setelah laga melawan Napoli (1-1) dan jeda internasional. Sinyal bagus dibutuhkan," ujar jebolan akademi Juventus itu menambahkan.
Audero mengantarkan Inter Milan kepada raihan clean sheet ke-19 di Serie A Liga Italia 2023-2024.
Penjaga gawang berusia 27 tahun itu berkontribusi terhadap sepasang clean sheet Nerazzurri musim ini di pentas domestik.
Sebelum memastikan gawang Inter bersih dari gol Empoli, Audero juga tak kebobolan kala diturunkan melawan Lecce (4-0) pada pekan ke-26.
Sementara itu, kolega Audero, Yann Sommer, musim ini telah 17 kali melalui pertandingan Serie A tanpa kebobolan.
Pertahanan kuat memang menjadi kunci sukses Inter dalam menguasai puncak klasemen Liga Italia 2023-2024.
Nerazzurri memiliki komposisi trio bek tengah yang punya kesepahaman bagus, plus deretan kiper yang bisa diandalkan.
Dalam 30 pekan, Inter baru 14 kali kemasukan. Mereka adalah tim Serie A dengan rapor defensif terbaik.
"Pada akhirnya, saya beruntung memiliki rekan setim ini. Siapa pun yang bermain hasilnya selalu sama."
"Mungkin inilah kekuatan tim ini, selalu memberikan yang terbaik dan menunjukkan kontribusi," ujar Audero menjelaskan.
Emil Audero pun ramai dibicarakan sebagian warganet Tanah Air seiring kemunculan bendera Merah Putih di profil Instagram pribadinya.
Pada Senin (1/4/2024), Emil Audero juga membagikan pengalaman awal kariernya hingga sampai ke panggung Serie A bersama Inter Milan.
Meskipun saat ini Audero terdaftar sebagai kiper Inter Milan, ia memulai kariernya bukan sebagai penjaga gawang.
Audero mengutarakan kisahnya saat pertama kali berhasil mencetak gol yang kemudian menjadi sebuah momen penuh emosi baginya.
“Saat itu saya tidak bermain sebagai penjaga gawang, jadi saya masih ingat gol pertama yang saya cetak," kata Audero dalam program laga resmi kubu Nerazzurri jelang pertandingan Serie A lawan Napoli pada Selasa dini hari WIB.
“Itu adalah bagian dari emosi pertama yang selalu dibawa seseorang dan merupakan bagian dari keajaiban sepak bola,” jelasnya.
Audero kemudian memulai karier dengan langkah kecil yang mampu membawanya debut di kasta teratas Liga Italia alias Serie A bersama Juventus pada 2017.
"Di antara tahapan paling penting dalam karier saya, tentunya ada pada tanggal 27 Mei 2017, yaitu debut saya di Serie A,” ungkap Audero soal laga melawan Bologna tersebut ketika ia tampil untuk pertama kali di Serie A pada usia 20 tahun.
Sang kiper kemudian menjadi raksasa bagi Sampdoria saat ia menahan penalti Domenico Criscito dan menjaga cleansheet kontra tim satu kota Genoa pada 30 April 2022.
“Kemudian ada emosi dari penyelamatan penalti di derbi antara Sampdoria dan Genoa, sebuah penyelamatan luar biasa selama pertandingan berlangsung,”
“Di akhir pertandingan itu saya meninggalkan lapangan dengan kelelahan namun sangat bahagia,” ujar Audero.
Sementara itu, perhatian terhadap Audero tidak hanya terfokus pada keberadaannya di klub Serie A Inter Milan, tetapi juga pada performa dan respons keluarganya terkait kemungkinan naturalisasi ke timnas Indonesia.
Pada 2021, sang ayah, Edy Mulyadi, menjadi sorotan penggemar timnas Indonesia karena secara terang-terangan menolak Audero untuk memperkuat Skuad Garuda.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Audero untuk membela timnas Indonesia, Edy secara tegas langsung membantah.
“Mimpi kali, kalau Emil (Audero) ingin menjadi pemain piala dunia berarti dia harus bermain di sana (Italia),” kata Edy di video yang tersebar di media sosial.
“Indonesia saja tidak lolos di zona Asia, apalagi Piala Dunia. Tidak usah, di Indonesia tidak ada penghargaannya,” jelas sang ayah.
Alih-alih menjadi penjaga gawang utama timnas Italia, Audero kini kesulitan mendapat menit bermain.
Musim ini Audero hanya mencatatkan 300 menit waktu bermain dari 3 pertandingan di seluruh kompetisi bersama Inter Milan.
Statistik pun menunjukkan performa Audero yang masih kurang baik, ia tercatat telah kebobolan lima gol.
Sosok Emil Audero
Emil Audero lahir pada 18 Januari di Mataram, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Ia memiliki ayah Indonesia dan ibu dari Italia.
Emil Audero menjalani debut profesionalnya di Serie A melawan Bologna pada 27 Mei 2017.
Pemain asal Italia berasal dari akademi muda di Juventus, meskipun ia hanya tampil sekali untuk tim utama Bianconeri.
Di level internasional, Emil Audero bermain melawan Italia di setiap level pemain muda hingga U021, di mana dia mendapatkan sepuluh caps.
Akan tetapi, ia diketahui belum pernah tampil di tim senior Azzuri.
Emil Audero Senang Gabung Inter Milan
Emil Audero Mulyadi dan keluarganya di Indonesia (INSTAGRAM)
Pemain Italia-Indonesia itu mengungkapkan kegembiraannya dengan kedatangannya di Inter Milan.
Emil Audero menyebut transfer ini sebagai lompatan kualitas utama untuk kariernya.
“Langkah ini sangat berarti bagi saya, ini merupakan lompatan kualitatif karena berbagai alasan,” kata mantan penjaga gawang Sampdoria itu dalam wawancaranya dengan Inter TV melalui FcInterNews .
“Saya datang ke klub yang tidak perlu diperkenalkan. Inter mencapai final Liga Champions terakhir.
“Saya sangat senang dan termotivasi. Ini memberi saya dorongan dan keinginan yang besar untuk melakukannya dengan baik.”
“Saya ingin berterima kasih kepada [kiper legendaris Inter Milan] Walter Zenga atas kata-kata baiknya. Kami telah berbicara singkat. Saya berharap untuk membuktikan kemampuan saya di lapangan.”
“Saya seorang penjaga gawang modern. Saya akan mengatakan saya seorang profesional yang memberikan yang terbaik dalam pekerjaan sehari-harinya.
“Saya juga mendefinisikan diri saya sebagai seseorang yang dapat menyampaikan pendapatnya di setiap aspek.”
Penjaga baru Inter Milan yakin masih memiliki ruang untuk pertumbuhan tambahan.
"Sangat. Ini akan menjadi langkah penting bagi saya. Saya ingin mencapai impian saya di klub top yang dikemas dengan pemain berpengalaman. Saya di sini untuk tumbuh.”
Lebih lanjut, Aurero mengaku sudah akrab dengan beberapa rekan setim barunya di Inter Milan, pernah bermain bersama Nicolò Barella, Federico Dimarco dan Alessandro Bastoni bersama timnas Italia U21.
“Ya, kami berbagi beberapa pengalaman bagus. Kami juga saling berhadapan di berbagai tim dan kategori. Sangat menyenangkan untuk bersatu kembali sebagai rekan satu tim sekali lagi.
“Tujuan saya adalah mencoba membuktikan diri. Saya ingin bermain dan menang sebanyak mungkin.”
Biodata
Nama lengkap: Emilio Audero Mulyadi
Tanggal lahir: 18 Januari 1997
Tempat lahir: Mataram, Indonesia
Tinggi: 192 cm
Posisi: Kiper
Klub sekarang: Inter Milan (pinjam dari Sampdoria)
Nomor: 77
Karier Junior
2008–2016 Juventus
Karier Senior
- 2016–2019 Juventus 1 (0)
- 2017–2018 → Venezia (pinjam) 38 (0)
- 2018–2019 → Sampdoria (pinjam) 36 (0)
- 2019– Sampdoria 127 (0)
- 2023– → Inter Milan (pinjam) 2 (0)
Karier Internasional
- 2012 Italia U-15 9 (0)
- 2012 Italia U-16 1 (0)
- 2013 Italia U-17 3 (0)
- 2013–2015 Italia U-18 5 (0)
- 2015 Italia U-19 3 (0)
- 2016–2017 Italia U-20 4 (0)
- 2017–2019 Italia U-21 10 (0)
| RESMI Hansi Flick Jadi Pelatih Baru Barcelona Gantikan Xavi Hernandez: Gaya Mainnya Berani |
|
|---|
| Nasib Nahas Xavi Hernandez, Resmi Dipecat setelah Mengkritik Keuangan Klub Barcelona |
|
|---|
| RESMI Xavi Hernandez Dipecat Barcelona, Mantan Pelatih Timnas Jerman Ini Siap Jadi Pengganti |
|
|---|
| Rencana Mengejutkan Arne Slot di Liverpool: Akan Andalkan 4 Pemain, Salah Satunya Darwin Nunez! |
|
|---|
| Bocoran Mohamed Salah soal Masa Depannya: Akan Berjuang Sekuat Tenaga demi Raih Trofi bagi Liverpool |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/emil-audero-mulyadi_.jpg)